Kamis, 05 Desember 2019

Terbaik dan Terburuk

Akan ada masa di mana kita akan menjadi orang baik dan orang jahat, kenapa? bukannya baik dan jahat adalah mutlak? 
Kebenaran akan selalu menjadi kebenaran, hanya saja perspektif baik dan jahat akan tidak selalu sama. Misalnya,  pernah nggak waktu kecil kita diomelin ibuk gara-gara main api atau pisau? terus apa yang kamu pikirkan? Ibuk Jahat? :)
Setalah bertahun-tahun kemudian, giliran disuruh bantu bakar2 sampah atau motong2 sayur di dapur malah ogah-ogahan. Dulu dilarang-larang kenapa? ya karena pada usia segitu bahaya mainan itu, belum saatnya. Ibuk jadi jahat gara-gara ngelarang ini itu. 
"Ya tapi kan bisa ngomongnya baik-baik ni, g usah ngegas gitu", wkwkwk. Ye kali tugasnya ibuk cuma ngawasin lu doang, itu piring2 kotor dan baju kotor perlu dicuci, lantai kotor perlu disapu, lu mau dikasih makan sama daun singkong yg habis dipetik?😆😆😆 Dikira kambing apa ya bisa makan daun singkong seger2 gitu.
Ibu yang jahat menurut perspektif kita saat itu sebenarnya hanya tidak ingin anaknya terbakar atau mengiris tangannya sendiri. Mana ada sih ibu yang berfikiran, sana mainan korek, kalo perlu rumahnya ikut dibakar, gak ada kan. Ibu yang baik bisa menjadi jahat. 

Semua orang akan pernah menjadi orang baik dan orang yang buruk. Pun ketika menjalin suatu hubungan. Akan ada masa dimana orang terdekat kita akan menajdi orang yang akan nampak selalu baik tanpa kurang suatu cela. Apa iya? :p   Wait, Earth rotates, maybe the hearth of some people will rotate too. something good can change to be something bad. And when that time comes, dont judge something because of the one and only your perception. Dont say something bad, remember that it was your best things in the past. When you hate somethings, try to remember the best things. Why we must hurt each other when we was trying to make each other happy? :)

Akan ada resiko dari suatu komitmen, harapan, dan cita-cita. Siapa sih yang ingin gagal? none. Ya kalo memang tidak bisa lanjut mau gimana lagi. Inget2 aja baik2nya, tidak perlu mengatakan sesuatu yang mungkin akan "menyakitkan". 
Ya resiko berharap, bisa jadi kena PHP, Pemberi Harapan Palsu atau Pemberi Harapan Pasti :)
So, who are you? :p

Kamis, 28 November 2019

Hi, How are you?

Everyone have their own problems.
Semua orang pasti akan bertahan dengan caranya masing-masing
Semua orang akan kecewa pada saatnya,
karena apa?
karena pernah berharap.
Tapi bukan berarti kita harus berhenti berharap.
Ambyar aja sekali-kali, atau berkali-kali
Gpp,
Seperti matahari dan bumi, punya siklusnya masing-masing,
Perlu matahari tenggelam agar menjadi malam
Dan perlu malam agar bintang-bintang bisa terlihat bersinar
Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi besok, lusa, atau bahkan satu jam lagi

Apa kabar?
Wish you all the best there :}

Rabu, 01 Mei 2019

Not Married Yet

Hi, this is me, still me, the one who has not married yet, :P

baper Mik?
No, no, today I just want to make clear why I am not married yet.
Did you ever feel you are too relay to someone?
Talking about what you feel to someone, talking about all of your activities, discussing what you want to do for tomorrow, and also planning about your future.
That's what I think about getting married. Shared all the things we are worried about
you shared to me, and I shared to you alias sesambatan

Unfortunately, not all people are easy to share what they feel and what they  plan to do
And, I am the one of those kinds of people. I feel that talking about what I worry is one of my negative side, and I don't want anyone to know this. At least, I'll let anyone I trusted to hear that.
And this is the main problem, It is difficult to trust someone. Too believe in someone who we do not know yet may cause we too dependent to them.  What happen if He suddenly leave us behind? Move on for some people in not as easy as just say "forget it". We may forgive, but not forget.

And this is the story, I just feel difficult to be too dependent to someone who I am not married yet. I will be dependent to him once I was married with him, hahaha, maybe it seem too ridiculous.
Yes, I'll let all my feelings once I married. For me, that was my starting point. Maybe be I'll dependent to him, but not completely dependent before we get married.

So, when you have someone to depend on Mik? wkwkwkwk

Senin, 08 April 2019

Dosa Besar

Dari dulu kita belajar agama dan tau bahwa ketika kita melakukan perbuatan tercela akan mendapatkan dosa. Semakin tercela perbuatan yang kita lakukan, maka akan semakin besar dosanya. 

"Apakah belum menikah di usia lebih dari 25 tahun adalah dosa besar untuk seorang perempuan?"

Nggak kok, nggak. Apa belum menikah di usia di atas 25 untuk seorang perempuan adalah perbuatan tercela?

Ketika ada tetangga yang ketauan mencuri, pasti bisa dibayangkan bagaimana tetangga-tetangga yang lain akan membicarakan perbuatan tercelanya di belakang orang tersebut? Mencuri memang perbuatan tercela. Namun tidak perlu jauh jauh, kamu BELUM MENIKAH di atas usia 25 tahun juga bakal diomongin sama tetangga-tetanggamu khususnya untuk perempuan. Apa iya belum menikah untuk perempuan di usia segitu juga termasuk perbuatan tercela? perbuatan dosa?

Mereka pasti juga akan mulai ngomong yang jangan terlalu banyak pilih-pilih dan jangan pasang standar yang terlalu tinggi.

Oke well, then I said "Pokoknya yang mau dan sanggup sesambatan bareng di dunia ya semakin menggila ini nggak masalah" Apa iya standar ini tinggi sekali? atau memang saya yg memang sangat tidak berkualitas sehingga bener-bener tidak pantas menikah dengan siapapun? Cara kalian menggosipkan saya, ngomongin saya, bener2 membuat saya terluka. Tanpa tau apa-apa lalu seenaknya saja ngomongin orang. 

Kenapa saya mikirnya lama? saya sadar sekali bahwa saya orang yang punya jiwa tidak suka diatur, can you deal with that? saya juga pengen bisa lanjut kuliah S3 ke luar negeri. Dunia ngajar di PT kompleks, dan sanggupkah kamu diajak diskusi segala sesambatan saya? Dan bisakah saya mengikuti gaya hidupmu nanti? bisakah saya nyambung diajak diskusi tentang segala tetek bengek kehidupan denganmu? bagaimana keluarga kita bisa nyambung? banyak hal kompleks yang perlu dipikirkan bukan?

Apa iya, dengan saya yang belum menikah ini akan membuat beras tetangga-tetangga saya habis?
Apa iya, dengan saya yang belum menikah akan membuat wabah penyakit dan tanaman melanda desa saya?

Stop talking about anyone else who never bother your life. I never asked anything to you my beloved neighbour. Everyone have their own time to get job, marry, pregnant, have a  baby and soon. Stop asking and talking about anyone else life. Thank you for making me feel so bad about my marrital status. I am the one who does not have enough standard to marry anyone else yet. 

From
Me,
Someone who has not married yet

Jumat, 04 Januari 2019

Kilas balik 2018

Wih selama 2018 cuma punya 2 postingan aja, kamu sibuk sekali Mik? Kagak, aku mung lumuh sekali. Males ini memang penyakit noner 1 di Indonesia sih harusnya. Mematikan, killing you slowly but sure. Kamu sudah ngapain aja Mik 2018? Oke mari kita coba deskripsikan saya di 2018.

2018 dimulai dengan kerja, semester kedua mengajar di kampus ini. Semester kedua ini masih mengajar  di jurusan sebelah karena jurusanku sendiri mahasiswanya masih 1 angkatan, dan tahun pertama masih penuh dengan mata kuliah univ dan fakultas yg g mungki  bisa aku ajar. Sks nya jika mengajar di sini terbilang sedikit meskipun jika dibandingkan dengan univ lain jumlah sks ini adalah jumlah maksimal, jadi alhamdulillah masih bersyukur. Btw bisa masuk dan kerja di sini juga g disangka-sangka background pendidikan saya full sekolah umum semua soalnya.

Semester genap kemarin sempat menyusun sebuah modul pembelajaran untuk mata kuliah statistika pendidikan. Lha ngopo kok ora suruh beli aja buku2 di roko2 buku? Pertama materinya saya sesuaikam dengan kebutuhan mahasiswa. Tiap buku selalu  mempunyaikelemahan dan kelebuhan masing-masing. Di sini saya mencoba untuk meracik sebuah buju pedoman  atau modul yang memungkin mahasiswa untuk belajar ketika saya tidak ada di kelas. Jadi ketika nanti skripsi mau belajar lagi tinggal buka modul  saya.  Yang kedua adalah tentang harga  buku2 yg relatif mahal untuk mahasiswa di sini, 50 ribu sudah mahal rek. Kampus ini memang menyediakan pendidikan tinggi untuk semua. Jika dilihat harga UKT nya bisa hanya setengah dari univ2 besar di Malang atau Surabaya. Kalo modul dr saya kan bisa dicetak sendiri atau di print  sendiri lalu di fotokopi yg banyak.

Semester kedua mengajar di jurusan PAI dg mata kuliah statistika sesungguhnya sangat menantang. Bagaimana mereka mereka yang mungkin mengambil jurusantsb karena g suka mtk dan hitung2an harus ketemu rumus2 standar deviasi, varians, dll. Makanya saya coba pake excel dsn spss untuk membantu menghitung. Hasilnya? Awal awal mahasiswa keberatan terutama untuk membawa leptop sendiri2, namun ketika uts atau uas emamng saya wajibkan bawa leptop, kalo g punya? Bisa pinjam punya saya atau temen kos nya awal awal emang berat, tapi setelah uts ke belakang rasanya sudah lumayan nyaman. Seperti yg saya bilang, mereka  itu bukan mahasiswa saya, tapi partner  bekerja saya, klien saya. Kertss2 komentar masih saya simpan rapi. Ah saya benar2 jatuh cinta dengan mengajar.

Enak ya kerja di sesuatu yg kamu sukai? Iya seneng pas mengajarnya, sharing ilmunya. But you know what? Sebelum kami para pengajar masuk ke kelas, percayalah bahwa kami sudah belajar mari matian  menyusun rps, ppt, dll. Berat sih sejujurnya apalagi jika bidangnya bukan sesuai dengan trek pendidikan  sebelumnya. Jujur kadang2 materi yg saya ajar saya juga merasa berat.  Jntuk buat ppt 1 halaman saya busa menghabiskan waktu 1 jam. Nah kalian2 para mahasiswa yg budiman di kost belajar materi ppt 1 slide atau 1 halaman perlu waktu berapa menit? Haha percayalah bahwa kami2 uyga perlu belajar sebekum masuk ke dalam kelas. Kecuali mungkin kalo sudah beliau beliau yg sudah senior dan ilmuaphya sdh tinggi sekali. 

Hikmah lain dibalik sks yg minimalis akhirnya bisa kelar 1 modul, horeee, :D. Bandingkan dengan seemsyer ketiga imi, hujuhu saya g sempet buat modul pembelajaran apapun. Sempat nulis1 chapter pada matkul kimia anorganik 1 tapi  akhirnya ridak selesai. Hanya 1 bab saja, hahaha. Demikian bulan2 perrama di 2018 saya lewati. Terima kasin untuk yg sudah mamu membacanp stupid think ini :)

Senin, 12 Maret 2018

I am Giving Up on You

I think it was already more than 12 years ago, first time I met you. Then meet you again several months later in Senior High School. I just admire you much. You were very smart, yeaa, smart boy is irresistible :).

Time flies and we have our own life. You with yours, and I with mine. I think it was five years ago I had a deep feeling for you. We met because we help each other. You are one of my best friends, for a boy, you are my best friend. I think I always told you all my stories, except my romantic because you never ask me (and why you just must ask me, hehhehe). Even I never know who I am for you, but I do believe you are my best friend.

Talking to you by WhatsApp or Twitter was never be boring for me. You have many stories that make me interest so much. Chatting with you is a great time for me. If I was asked about the time that I wanna come back, I think I want to go back to Jogja, when you were finding some job. I think I lost my chance, to say something, or give you some code about my feeling. I just a  person who never tell my story, or my feeling if someone doesn't ask me first. Sometimes, I think I lost my moment when you start to say something serious (until now, I still in doubt, is it just my feeling or that is what really happen) But, it's okay, I see you have a good life now, and me too.

I praise for both of us to have a great time, you'll find yours, and I'll find mine. You will find someone who you want to spend the rest of your life. Honestly say, I ever have a dream if you will accompany me to continue my doctoral degree, wherever but it is not in Indonesia. But, I believe that everyone has a dream that never comes true right :). The best dream will be caught and be a reality. Even you are not my best reality, at least I ever have you as my best dream to catch.

I think its time for me to not hoping you anymore. I think you are on your best time now, and I realize that I am not your type to spend your life with. I still admire you. I also want to say sorry that I ever read your inbox mail. I found that you already find someone in Jakarta even you are done now with her (I think, because you asked me about English thing to me, and I know her English is amazing). And I hope you success with someone who makes you be a fans of Muenchen :). Ah, if you know, my ability to search any information and analyze something as good as FBI hehehe.

At last, thank you for the memories and be such a great friend to me all this time, in my hardest time and my best time. You are still one of my best friends. I just need to erase this feeling, the hoping of you to choose me :)) All the best for you and me :D