Tampilkan postingan dengan label CURHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CURHAT. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Mei 2019

Not Married Yet

Hi, this is me, still me, the one who has not married yet, :P

baper Mik?
No, no, today I just want to make clear why I am not married yet.
Did you ever feel you are too relay to someone?
Talking about what you feel to someone, talking about all of your activities, discussing what you want to do for tomorrow, and also planning about your future.
That's what I think about getting married. Shared all the things we are worried about
you shared to me, and I shared to you alias sesambatan

Unfortunately, not all people are easy to share what they feel and what they  plan to do
And, I am the one of those kinds of people. I feel that talking about what I worry is one of my negative side, and I don't want anyone to know this. At least, I'll let anyone I trusted to hear that.
And this is the main problem, It is difficult to trust someone. Too believe in someone who we do not know yet may cause we too dependent to them.  What happen if He suddenly leave us behind? Move on for some people in not as easy as just say "forget it". We may forgive, but not forget.

And this is the story, I just feel difficult to be too dependent to someone who I am not married yet. I will be dependent to him once I was married with him, hahaha, maybe it seem too ridiculous.
Yes, I'll let all my feelings once I married. For me, that was my starting point. Maybe be I'll dependent to him, but not completely dependent before we get married.

So, when you have someone to depend on Mik? wkwkwkwk

Senin, 08 April 2019

Dosa Besar

Dari dulu kita belajar agama dan tau bahwa ketika kita melakukan perbuatan tercela akan mendapatkan dosa. Semakin tercela perbuatan yang kita lakukan, maka akan semakin besar dosanya. 

"Apakah belum menikah di usia lebih dari 25 tahun adalah dosa besar untuk seorang perempuan?"

Nggak kok, nggak. Apa belum menikah di usia di atas 25 untuk seorang perempuan adalah perbuatan tercela?

Ketika ada tetangga yang ketauan mencuri, pasti bisa dibayangkan bagaimana tetangga-tetangga yang lain akan membicarakan perbuatan tercelanya di belakang orang tersebut? Mencuri memang perbuatan tercela. Namun tidak perlu jauh jauh, kamu BELUM MENIKAH di atas usia 25 tahun juga bakal diomongin sama tetangga-tetanggamu khususnya untuk perempuan. Apa iya belum menikah untuk perempuan di usia segitu juga termasuk perbuatan tercela? perbuatan dosa?

Mereka pasti juga akan mulai ngomong yang jangan terlalu banyak pilih-pilih dan jangan pasang standar yang terlalu tinggi.

Oke well, then I said "Pokoknya yang mau dan sanggup sesambatan bareng di dunia ya semakin menggila ini nggak masalah" Apa iya standar ini tinggi sekali? atau memang saya yg memang sangat tidak berkualitas sehingga bener-bener tidak pantas menikah dengan siapapun? Cara kalian menggosipkan saya, ngomongin saya, bener2 membuat saya terluka. Tanpa tau apa-apa lalu seenaknya saja ngomongin orang. 

Kenapa saya mikirnya lama? saya sadar sekali bahwa saya orang yang punya jiwa tidak suka diatur, can you deal with that? saya juga pengen bisa lanjut kuliah S3 ke luar negeri. Dunia ngajar di PT kompleks, dan sanggupkah kamu diajak diskusi segala sesambatan saya? Dan bisakah saya mengikuti gaya hidupmu nanti? bisakah saya nyambung diajak diskusi tentang segala tetek bengek kehidupan denganmu? bagaimana keluarga kita bisa nyambung? banyak hal kompleks yang perlu dipikirkan bukan?

Apa iya, dengan saya yang belum menikah ini akan membuat beras tetangga-tetangga saya habis?
Apa iya, dengan saya yang belum menikah akan membuat wabah penyakit dan tanaman melanda desa saya?

Stop talking about anyone else who never bother your life. I never asked anything to you my beloved neighbour. Everyone have their own time to get job, marry, pregnant, have a  baby and soon. Stop asking and talking about anyone else life. Thank you for making me feel so bad about my marrital status. I am the one who does not have enough standard to marry anyone else yet. 

From
Me,
Someone who has not married yet

Senin, 12 Maret 2018

I am Giving Up on You

I think it was already more than 12 years ago, first time I met you. Then meet you again several months later in Senior High School. I just admire you much. You were very smart, yeaa, smart boy is irresistible :).

Time flies and we have our own life. You with yours, and I with mine. I think it was five years ago I had a deep feeling for you. We met because we help each other. You are one of my best friends, for a boy, you are my best friend. I think I always told you all my stories, except my romantic because you never ask me (and why you just must ask me, hehhehe). Even I never know who I am for you, but I do believe you are my best friend.

Talking to you by WhatsApp or Twitter was never be boring for me. You have many stories that make me interest so much. Chatting with you is a great time for me. If I was asked about the time that I wanna come back, I think I want to go back to Jogja, when you were finding some job. I think I lost my chance, to say something, or give you some code about my feeling. I just a  person who never tell my story, or my feeling if someone doesn't ask me first. Sometimes, I think I lost my moment when you start to say something serious (until now, I still in doubt, is it just my feeling or that is what really happen) But, it's okay, I see you have a good life now, and me too.

I praise for both of us to have a great time, you'll find yours, and I'll find mine. You will find someone who you want to spend the rest of your life. Honestly say, I ever have a dream if you will accompany me to continue my doctoral degree, wherever but it is not in Indonesia. But, I believe that everyone has a dream that never comes true right :). The best dream will be caught and be a reality. Even you are not my best reality, at least I ever have you as my best dream to catch.

I think its time for me to not hoping you anymore. I think you are on your best time now, and I realize that I am not your type to spend your life with. I still admire you. I also want to say sorry that I ever read your inbox mail. I found that you already find someone in Jakarta even you are done now with her (I think, because you asked me about English thing to me, and I know her English is amazing). And I hope you success with someone who makes you be a fans of Muenchen :). Ah, if you know, my ability to search any information and analyze something as good as FBI hehehe.

At last, thank you for the memories and be such a great friend to me all this time, in my hardest time and my best time. You are still one of my best friends. I just need to erase this feeling, the hoping of you to choose me :)) All the best for you and me :D

Selasa, 26 Desember 2017

Q and A

Beberapa saat yang lalu sedang booming tentang video-video yutub tntang Q and A. Nah saya juga ingin bikin tapi versi tulisan, haha. oke kita mulai, Q and A semua berasal dari saya, karena saya bukan selebgram, selebtwit atau orang terkenal lainnya. Here we go:

Q: Mik, tahun ini target-target sudah tercapai semua?
A: 50% , 2 dari 4 target tercapai. yang 2 lagi masih belum

Q: Apasih target yang tercapai dan tidak tercapai?
A: Yang tercapai dapet kerja dan SIM A, yang gagal, nikah dan TOEFL 550 atau IELTS 6,5 hahaha

Q: Tahun depan mau tagert apa lagi?
A: Nikah (target dari tahun kapan ini yang belum kesampaian, haha), publikasi 1 jurnal internasional, jadi dosen tetap, TOEFL 550/IELTS 6,5, kalo belum bisa jadi dosen tetap mau S3 aja sekalian hehehe

Q: Tentang nikah, kenapa kok belum nikah nikah?
A; Belum ada yang ngelamar mbak haha,, belum ditemukan sama orang yang cocok dengan saya mungkin

Q: lalu kriteria jodoh idaman seperti apa?
A: yg terpenting adalah yang mau sama saya,haha. punya visi misi yang sama, mau jadi anak dari ortu saya dan suka jalan-jalan dan suka nonton bola (optional). Kalo bisa tim favorit bukan MU sih, biar lebih seru kalo nonton.

Q: pilih nikah atau S3?
A: kalo kesempatan keduanya dateng bersamaan pilih nikah sih, S3 bisa menyusul. Tapi kalo belum dapet rejeki nikah, diusahakan S3 bulan September ini (kalo belum jadi sodesn tetap)

Semoga lancar Mik semuanya yang dicta-citakan, memang rejeki bisa dalam bentuk yang beragam. Yang jelas semua nikmat yang kamu rasakan saat ini adalah rejeki buatmu, dan tentu akan berbeda dengan rejeki orang lain. Semua orang punya jalannya masing-masing, punya cerita masing-masing. Apa yang bisa dikerjakan, kerjakan. Jangan lupa tetap bahagia san stay fat hahaha :D

Seni Menemukan dan Ditemukan

Time flies, banyak hal yang sudah berubah dan bergerak sesuai dengan ritmenya. Detak jantung yang seirama dengan detik jam dinding mengikuti rotasi bumi yang mungkin jarang kita sadari. Stop mik, haha. Banyak teman-teman yang sudah menemukan belahan jiwanya dan menikah, have a  baby dan menikmati hidup. Bagaimana dengan saya yang belum menikah? tentu saja saya juga sedang menikmati hidup saya :) menikah atau belum, bukan alasan untuk tidak bersyukur dan melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan.

Saya mengamati beberapa teman yang tiba-tiba menyebar undangan, dan dengan orang-orang yang belum pernah diprediksi sebelumnya. And what they said? jodoh akan ketemu pada saatnya, di waktu yang tepat dan saat yang tepat. itu kata mereka :) and I am here, I do believe it, dan saya yakin the same thing gonna works on me too :)

Menikah buat saya adalah seni menemukan dan ditemukan. Bagaimana rasanya kita merasa telah menemukan seseorang yang bisa di ajak sharing setiap hari. Teman ngobrol dan teman berantem setiap hari :D. I think married live will be go so funny,hahaha, ada temen curhat, bikin rencana hidup mau jadi apa ke depannya, nyemangatin kalo MU lagi kalah (atau malah membully), eh hahaha. Intinya bahaimana caranya menemukan seseorang yang bisa menerima semua keburukan dan kejelekan setiap orang. Noone is perfect, either I am. Banyak sekali kekurangan saya, mulai dari too detail person, too worreid person and sungkanan, and many others, Because of that I need someone to complete me. Beberapa kali saya merasa, Yeah, I found someone, but after several time, time answer maybe he was not the one. Bukan terlalu pilih-pilih, tapi menikah adalah hidup bersama seumur hidup. Bagaimana kita bisa hidup dengan orang yang kita tidak nyaman untuk cerita macam-macam hal? atau curhat semua masalah kita? I nee to find someone who want to listening to me and give me many advice.

Dan seni ditemukan adalah rasa bagaimana kita tau bahwa orang tersebut merasa menemukan kita sebagai calon yang cocok. Ini jujur belum pernah saya rasakan, hahaha. Am I a really very not a wiveable women?? haha. Saya merasa banyak sekali kekurangan saya, dan sering saya merasa, wah nggak mungkin juga sih dia suka sama saya. Who am I? :) Seni menemukan ini sepertinya sulit saya deskripsikan. Yang saya amati dari teman-teman saya yang menikah, mereka semua berhasil merasa menemukan dan ditemukan oleh someone else. Nah merasa ditemukan ini yang menurut saya agak susah saya bayangkan. ndak dikiro kepeden saya nanti :(, whatever is it, everyone will feel this feeling. Dan di penghujung tahun ini, saatnya merencanakan apa yang ingin dilakukan tahun depan dan apa yang sudah kamu capai tahun ini? saatnya refleksi dan introspeksi diri, semoga bisa menjadi pribadi yang lebih baik di tahun depan. Amin :)

Rabu, 11 Oktober 2017

Soon to be the most Killing Lecturer

Kemarin sore habis nunggu UTS di salah satu kelas, waktu pulang karena di lantai 4 dan lift sangat antri, akhirnya saya lewat tangga. Beberapa mahasiswa yang selesai UTS berjalan setelah saya, mereka di tangga lebih atas. Biasalah ya, setelah UTS pasti kita akan bercerita tentang bagaimana UTS berlangsung. Dan akhirnya saya mendengar beberapa cuitan "wihh, bener-bener ya ujiannya, Pak S**sul masih santai ya, ini bener-bener ketat". Btw saya juga tidak tau siapa itu pak S**sul,haha dan bagaimana beliau menunggu ujiannya. Cuma setelah denger itu, saya berhenti sebentar, mereka masih aja curhat-curhat sampai melihat saya berdiri di bawah,hahaha. Sambil senyum saya lanjut berjalan turun lagi (ngempet ngguyu ngakak melihat ekspresi mereka).

Tenang saja, sesuatu yang baru pasti akan terasa sulit di depan. Pasti akan banyak yang menolak dan bersebrangan pendapat. Pasti. Mungkin mereka begitu karena kaget kok ada ya dosen nunggu ujian sampai nggak duduk 90 menit :P. Capek rek sebenernya, tapi demi kalian apa sih yang nggak, #emot lope lope.

InsyAllah tetap konsisten untuk semuanya. Saya harap semuanya mau belajar dengan baik dan tidak bergantung pada teman-temannya yang lain. Kalian harus mandiri rek, ke depan itu tantangan hidup semakin tinggi. Saya harap kalian bisa jadi manusia-manusia yang berintegritas, jangan asal ikut arus juga. memulai itu pasti sulit. Its okay, semangat semuanyaaaaa :D

Rabu, 19 Juli 2017

Rindu

I am not good enough to start a conversation. I really wanna talk to you, but I dont know what I should ask first. This is my problem, my big problem why I dont get along well with any men to start a seriuous relation. If you know what I feel. It is hard for me to believe and trust any men, some moments give me a bad experience about someone who just said that he was single and we are closer each other and at the end I found fact that he already had a special girlfriend. That is why I dont like to be too close to someone, especially men. Moving on from that is too hard for me. When I said I believe in you, its mean that I alrady give all of my trust and my heart to you. Whatever people said about you, I will not be bothered as long as I did not find what they said. Then you can explain to me what is the truth. 

Sometimes, I just want to say, Hi, I like you, what about you. If I a men, I am sure that I will said that. I have a faith that a men will proposed her girl anytime when he already believe in her 100%. Even they have a job or not. So, sometimes I just like to say, If I a men :D. IIts okay for me if my proposal will be accpeted or not, since I already said what I have to said. When I know the answer then I will go on the next step, whether to the next step of relationship or find another girl. 

Many men will yell at me, proposing a women is not as easy as you think. Come on, dont make it harder, I am a women. Just do what you to do. Ask us. Some woman are too introvert, either I am. I do believe that if you proposed a women, they will accpet it as long as you do it sincerely with all of you hearth.

So, fighting everyone.
Happy proposing for men and happy waiting for the women >.< 


Sabtu, 08 Juli 2017

Berbakti pada negara dan orang tua (serta Mertua)

10 Juli 2014, saya wawancara LPDP dan reviewer bertanya: "jika lulus nanti mau jadi apa?" "Saya ngin jadi dosen pak, saya ingin mengajar di universitas2 di daerah saya, di sekitar Blitar. Jadi setelah lulus saya akan mendaftr di universitas yang ada di Blitar, Kediri atau Tulungagung".

3 tahun kemudian, 21 Februari 2017 saya ikut tes dosen di STTN BATAN dan saya tidak lolos tes tulis. Kemudian 14 Juni 2017 saya kembali tes di IAIN Tulungaung. setelah lolos tahap 1, saya lanjut di wawancara dan alhamdulillah kembali lolos. meski belum resmi ketrima dan hanya sebagai DLB atau dosen luar biasa, sepertinya apa yang saya ucapkan, bisa saya laksanakan :D

Selama SMP saya gratis membayar SPP selama 5 semester (saat itu peringkat 1-3 paralel gratis bayar SPP selama 1 semester dan saya sempat dapat uang pembinaan sekian ratus ribu rupiah, tepatnya lupa berapa), kemudian SMA jsaya jadi siswa yang just so so. Lalu saat kuliah S1 saya mendapat beasiswa Outreach, kalo sekarang semacam bidik misi, jadi kuliah full gratis 4 tahun plus dapat biaya hidup bulanan. Kemudian S2 saya mendapat beasiswa LPDP kuliah gratis, plus biaya hidup dan segenap tunjangan pendidikan lainnya. Begitu banyak yang sudah negara berikan kepada saya. Lalu apa yang sudah saya berikan pada negara Indonesia?

Mungkin orang yang membaca ada yang berfikiran, huft dapet beasiswa gitu aja ditulis semua, dipamer pamerin. No, saya nggak pamer. Saya sedang flasback. Mungkin akan adil jika saya pergi ke luar Jawa dan mengabdi kepada rakyat Indonesia yang berada di daerah terluar. Namun saya menyadari bahwa, saya pribadi punya tanggungan utama untuk berbakti pada orang tua (dan mertua saya nantinya). Untuk saat ini saya rasa, stay di rumah sambi bekerja dan mencari jodoh adalah pilihan terbaik untuk saya :D Saya menepati janji saya untuk kembali ke daerah saya untuk mengabdi dan reviewer mengaminkan perkataan saya waktu itu. Beliau bilang "bagus ya kalo gitu, mau kembali ke daerah sendiri dan membangun daerah". Yes sir. I will do it. berbakti pada negara dan orang tua (serta mertua) bisa berjalan secara beriringan bukan :)

Berbakti untuk negeri penting, namun ingat orang tua (dan mertua) juga penting. :D

nb: kata mertua dalam kurung karena saya belum punya mertua sampai sekarang. ada yang mau mencarikan? hehehe :D

Kamis, 16 Februari 2017

Pendidikan Tinggi Buat Apa?

Sering orang bertanya-tanya, buat apa sih kuliah tinggi-tinggi? toh tak ada jaminan kalo lulus kuliah S2 atau S3 lalu langsung dapat kerja dan gaji besar. Kenalan saya ada lo yang lulusan S2 UGM dan sekarang belum kerja (ini saya lagi ngomongin diri saya sendiri :p ) 

Bagi saya, kuliah S2 bukan sekedar buat gaya-gayaan, atau mengejar materi semata. Selama dua tahun setengah ini saya belajar banyak tentang ilmu kimia dan tentang ilmu kehidupan. Sosok UGM mengenalkan saya dengan banyak orang dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia. Saya belajar banyak tentang adsorben, magnetik, instrumentasi, limbah, lingkungan, dll. Saya merasa saya lebih banyak belajar tentang arti kehidupan. Saya beajar lebih banyak tentang pola pikir, bagaimana menghadapi suatu situasi yang menjadi berubah. 

Orang-orang di sekeliling saya sering membuat saya terheran-heran dengan sikap yang mereka ambil ketika menghadapi suatu pilihan. Banyak car pikir baru yang saya temui, dan ini tidak buruk meski tak selamanya baik. Saya lebih banyak mengamati tentang bagaimana banyak lo cara yang lebih sedikit resiko untuk menghadapi masalah. Beberapa teman saya memiliki kesabaran yang luar biasa dan saya rasa semua orang bisa berubah. Education truly change your way of thinking.

Banyak teman-teman saya dan tetangga saya yang sudah menikah. Beragam sekali cara medidik anak mereka. Tak selamanya yang berpindidikan tinggi dapat mendidik anak dengan lebih baik. Ah, apalagi saya yang belum menikah ini. Mungkin secara teori saya bagus, namun entah prakteknya. oiya, saya ndak bilang bahwa ada yang mendidik anak dengan cara yang buruk, hanya ada beberapa cara yang lebih baik. 

Lulus S2 ini saya merasa saya menjadi pribadi yang lebih fleksibel, legowo, dan pantang menyerah. Tantangan itu selalu ada, tergantung bagaimana kita menghadapinya. Ada orang yang sudah menyerah ketika baru melihat syarat-syarat yang susdah. Ada yang justru merasa tertantang untuk mencoba dan mengukur seberapa baik sih kemampuan kita di hadapan orang lain. Kita tak akan pernah bisa menilai diri sendiri secara objektif. Hadapi, dan terus tersenyum :)

Rabu, 01 Februari 2017

Selamat Datang 2017

Haloooo 2017,,
Selamat datang, saya muslim, tapi sehari sehari saya menggunakan penanggalan masehi, termasuk di leptop dan hp saya, jadi ya 2017 tetap menjadi tahun yang baru bagi saya :)

weitss, post pertama jangan banyak nyinyir mik, haha. awali sesuatu dengan yang baik, dan jangan lupa di akhiri dengan yang baik.

Tahun ini akan menjadi tahun yang sangat menantang buatku. Banyak hal yang harus ku kerjakan. Mendapatkan gelar baru setelah lulus kuliah di pertengahan januari kemarin memberikan tanggung jawab dan beban yang baru. Akan banyak orang orang yang semakin "peduli" padamu, hehehehe. Akan mulai banyak orang yang akan mulai bertanya "gimana, mau kerja dimana?" (tipe2 pertanyaan oleh calon pemberi kerja), "ini calonnya mana?" (tipe pertanyaan dari calon mertua atau biro jodoh), "kapan nikah?" (tipe pertanyaan dari orang yang mau bayarin catering, sewa dekor, roas penganti, dan biaya souvenir :p)

I have said, I have took this decision to contiue my study since I was graduated from my undergraduate study. So, I realize that all of those question  will be asked to me since long time. So, I have prepared my self. Saya sudah banyak banyak belajar bagaimana bisa senyum dengan ikhlas, ditanyain, atau mungkin di nyiyirin akan menjadi hal yang biasa bagi saya :). Bagiku sih, I am the boss of my life.Mau senang, sedih, bahagia, kecewa, patah hati, berbunga-bunga, semua perasaaan itu aku yang menentukan, aku mau merasakan apa. So, dont worry, keep questioning me by those question and I still be happy :)

YUk, semangat MIK, banyak yang harus dikerjakan,, bulan pertamamu di bulan januari sudah cukup sibuk bukan" :)

Kamis, 03 November 2016

Kebebasan berpendapat

Saya memang hobi menulis, sejak SMP saya seringkali menulis cerpen-cerpen utuk dibaca sendiri, terinspirasi oleh seorang teman saya. Sejak kecil saya meang hobi membaca, khusunya majalah bobo, mentari dan buku cerita di perpustakaan. Tahun 2009, saya mulai kuliah dan mengenal internet. Mulai saat itu saya lebih sering membaca berita-berita serta komentar dan pendapat orang lain di media massa. Ketika membaca berita, seringkali saya scroll bagian komentar-komentar untuk melihat berbagai sudut pandang orang. Tahun 2009 pula saya mulai membuat akun facebook. Dg FB saya memiliki beberapa teman dan ahirnya bertambah semakin banyak. Seperti yang kita tahu, di facebook seringkali kita mengshare berita-berita yang kita rasa akan menjadi viral atau menarik untuk orang lain dan tentunya yang sejalan dengan apa yang kita pikirkan.

Awal-awal tahun 2009 dan 2010 hingga menjelang lulus S1, saya biasa mengshare berita2 macem2lah, begitu juga dengan teman2 fb saya lainnya. Semakin lama, teman FB saya semakin banyak dan jenis berita yang dishare juga bermacam-macam. Dulu, ketika saya merasa ada berita yang nggak sesuai dengan apa yg saya tahu, saya akan langsung komentar atau mengshare berita lain yang isinya klarifikasi. Well, saya memang terlalu blak blakan saat itu, mungkin jiwa ababil saya masih terlalu kental. Hingga akhirnya sekarang saya (mungkin) lebih peka dengan kawan kawan saya. Saya pribadi merasa ssedikit kecewa ketika pendapat saya ditolak. Well evryone has their right to chooce. Oleh karena itu ketika, saya banyak membaca berita yang di share, bahkan komen-komen yang pedas membuat saya seringkali merasa kecewa, kenapa temen saya seperti ini?. Toh, kita akan hidup sesuai dengan lingkungan kita dilahirkan dan dibesarkan, bagaimana peran orang tua akan sangat dominan. Mungkin apa yang terjadi dengan teman-teman saya sekarang adalah hasil didikan dan pembelajaran selama bertahun tahun sejak usia dini. Well, mereka tak salah, lingkungan mereka memang speerti itu, begitu juga lingkungan saya yang mungkin berbeda dengan mereka. Benar salah memang sangat relatif sekali. Hal inilah yang mebuat saya sekarang sedikit berhati hati dalam berkomentar dan membuat tulisan maupun mengshare berita-berita di sosmed saya. Saya khawatir melukai hati sebagian teman-teman saya yang mungkin bersebrangan opini dengan saya. Terkadang saya rindu juga dengan kalimat-kalimat skak mat atau membela pilihan saya. Tapi saya kembalikan lagi, kalau kamu gt juga, temen kamu juga bakal kecewa dengan kamu. well said, biar saya aja yang kecewa.

Kebebasan berpendapat sudah dijain dalam undang-undang, tapi jangan sampai kebebasan itu melukai hati kawan-kawan kita. Akan ada banyak cara untuk mendekati maupun  menyampaikan opini kita secara santun dan tidak melukai hati orang lain. Mungkin bonusnya, mereka mereka yang bersebrangan bisa menjadi kawan yang sepola pikiran bahkan digarda terdepan mendukung kita. Jangan sampai gara-gara geger berita di kota yang nun jauh di sana menjauhkan kita dengan sahabat-sahabat yang selalu menyayangi kita. 

Salam cinta, 
Jogjakarta, 4 November 2016, 9.26 AM

Minggu, 16 Oktober 2016

Best Friend

Jadi ceritanya beberapa hari ini saya ngebut nulis tesis, kemudian saya baca, revisi sendiri, coret sana sini sebelum saya kirim final draft ke dosen saya. draftku tak kasih ke adik tingkat, masih S1 tapi jago organik berhubung organikku zero banget,haha, minta tolong di review. revision is still going untill this night, 11.32 p.m, 28 inutes before Monday,haha

Oke well, point saya bukan itu semua. Saya ingin cerita tentang my superb friends. Temen-temen yang dari luar sih kelihatannya wajar-wajar saja, nothing is wrong. Kehidupan kami seolah-seolah normal saja, lancar--lancar saja, ndak ada galau-galau nya lah. Padahal kalo sudah kumpul, kasih sedikit pancingan, wih, curhat sana sini bisa sepanjang jalan. Kita biasa berhenti curhat kalo sudah capek ngomong sama ketawa, haha. Can you imagine how someone is tired to speak, how much she was talking :p.

Maybe, I'll just miss all the moment we spent together. Kita disatukan (ehm, agak sedikit bawa bahasa baper ye, wkwkwk) karena kita lolos defisiensi. Being a minority is not always a sad thing, I am so grateful since I found you all :)). Menjadi bagian anorganik team, yang kompak selalu tidak membuat kita merusak kekompakan itu. Ketika kami ngumpul bareng member anorganik lainnya, ya kami pisah2, membaur dengan semua anak-anak anorganik, since we know that we all are a family, from Sabang to Merauke. I highly appreciate you all for spending your time with me. Listening to all my confession.

                                                                    Minor team,

Kadang kadang sedih, kalo inget habis ini kita lulus dan pastinya kita harus pisah. Kita berempat dari profinsi yang berbeda semua, dan Jogja yang menyatukan kita :). Inget waktu kita berempat wa an bareng dan ngobrolin kalo habis ini kita lulus, duh, rasanyaaa,,sedihnya pake nyata. berasa ada yang sedang ngulek bawang merah disampingku.

Semoga setiap dari kita segera menemukan jodoh dan jalan kita masing-masing ya. syukur2 deh kalo kita ntar bisa kerja di instansi yang sama, eh,hahaha. I do miss you mbak mbak gila :p, lama kita nggak makan bareng. Selalu inget kalo kalian itu beda sekali, kalo temen2 yg lain foto dulu baru makan, biar kelihatan makanannya. Kalo kita, makanan dateng langsung serbu, haha,, kelaperan ya mbak :p. baru setalah selesai makan, "yiah tadi nggak difoto dulu makannnya",haha. Itu masih mending, kadang2 pas udah diparkiran baru inget, loh kita belum foto bareng, wkwkwk. Bukannya nggak mau pamer punya sahabat macam kalian ini, cuma emang jarang kita foto bareng berempat,hahaha.

Duh, padahal tadi udah berdoa untuk mengakhiri tulisan ini malah cerita lagi. Sudah ya, revisi lagi, eh. Just remember you all make me senyum senyum sendiri, :))




Kamis, 06 Oktober 2016

Baik sama Orang

Namanya juga manusia, sifatnya macem macem. Teringat saat seorang temen ini ngelembur tesisnya, saya yang masih ngelab menyemangati dengan bilang, semangat ya, cepat dikerjakan biar cepat selesai.Time flies. Sekarang saya yang sedang berjuang menulis. Jadi lebih sering ke perpus dan ngetik di kos an. Anda malah bilang "ciee, jadi anak perpus sekarang". Pernah seharian di depan leptop dan malemnya, mata terasa panas dan jadi agak blawur saat dipake lihat yang jauh jauh. Saya sempet bilang "kepala ku pusing e, seharian liat leptop", komennya "kemajuan dong, liatin leptop terus". saya reflek menjawb "maksudnya?". "ya kemajuan dong liat leptop, nonton dong", saya tersenyum lalu pergi. Ah, mungkin saya yang agak sensi sekarang, mudah tersinggung. Tapi kalo melihat teman sedang berjuang, apapaun itu, lebih baik kita bilang "semangat ya, semoga lancar". Saya rasa kalimat itu jauh lebih baik dan menyatakan kalo kita support mereka daripada cie cie nggak jelas. Atau mungkin kalimat "ada yang bisa dibantu?" "sini tak bantuin mekanismenya".

Saya merasa nggak pernah bersaing sama siapapun, saya anggap semuanya itu kawan, terutama saudara seiman. ah, saya tambah baperlah ntar. sudah Mik, biarin lah orang mau ngomong apa, toh mereka juga nggak bantuin kamu nulis kan? ngapain omongannya dianggap. Ngucapin semangat ya! gitu aja nggak. Daripda capek ngedumel mending lanjut nulis (btw malah jadi nulis disini >.<) setidaknya nulis disini bikin saya lebih tenang. Saya sudah cerita dan lebih plong. Blog, coba kamu manusia, tak kejar kejar deh kamu,haha,

Remember Mik, kamu jaga sikapmu, baik baik sama orang. Kalaupun ntar ada orang yang kurang baik sama kamu, itu urusan mereka sama Tuhan :))

See ya, mau lanjut nulis draft tesis lagi :)

Sabtu, 24 September 2016

Too kind person

Akhir akhir ini sedang marak berita  mengenai motivator terkenal yang tersandung kasus bla bla bla. Di sebuah talks show, yang menghadirkan salah satu orang yang ada hubungannya dg motivator ini. Statemen penutup acara ini yang sedikit menggelitik saya. "When something is too perfect, then there is something wrong".  sebenernya artikel ini sudah saya tulis agak lama, namun belum saya publish karena masih menimbang apa yang saya tulis benar apa tidak. well, this is my personal opinion. Saya tidak memihak siapapun disini.

Apa iya jadi orang baik itu tidak boleh? Segala sesuatu yg berlebihan memang tidak baik, namun berusaha menjadi orang baik, apakah itu salah? Saya yakin orang baik di dunia ini tidak akan merasa bahwa dirinya baik. Bahkan mungkin mereka merasa mereka ini belum baik dan oleh karena itu mereka terus berbuat baik. Orang yang terlalu baik itu pasti adalah suatu opini yang dikatakan orang, bukan yang bersangkutan itu sendiri. Apa ya ada, orang baik yang bilang "hai sahabat saya yang baik hatinya, saya ini orang baik?" :))

Kadang kita merasa kecewa ketika penilaian dan ekspektasi kita terhadap seseorang yang sangat kita kagumi ternyata salah. Orang yang kita anggap sempurna ternyata punya masa lalu yang tidak sesempurna yang kita bayangkan. Terkadang, kita tidak mengatakan sesuatu dosa kita, bukan karena kita ingin terlihat suci, tapi terkadang pengakuan ini justru akan menyakiti dan melukai banyak orang. Tetap katakan, suatu fakta memang harus dikatakan meski terkadang menyakitkan. Toh sakit ini cuma masalah waktu, mau dikatakan sekarang atau lusa sama saja. tenang saja, waktu pula nanti yang akan menyembuhkannya. Ada sesuatu yang bisa dikonsumsi publik, dan ada yang tidak.

Lalu, apakah bapak ini dengan masa lalunya (yang memang tak bisa diubah) salah jika memberi nasehat baik kepada kita? Bukannya suatu nasehat itu dilihat dari isi dari nasehat tersebut, bukan dari siapa yang mengatakan. Apakah iya bisa dibenarkan menghujat orang yang memberikan nasehat baik. Apakah iya berusaha memperbaiki diri, menjadi orang baik itu salah.

Setidaknya ada satu pelajaran yang bisa diambil. Berhati-hatilah dengan pencitraan yang kita lakukan dan secukupnya saja dalam mengagumi seseorang (tentunya kecuali Nabi Besar Muhammad SAW). Ini adalah bahan instrospeksi saya sendiri.  Apa kabar saya? kamu orang baik bukan Mik ? :'(

Selasa, 13 September 2016

Perjalanan ini



Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk di sampingku kawan

Tiba tiba teringat sepenggal lagu Ebiet, melihat hamparan luas padi yang menghijau. Sepertinya kondisi yang dilihat Ebiet dan saya berbeda saat itu.

Indonesia negeri yang sangat kaya raya, sumber daya alam melimpah ruah dimana mana. Sewaktu saya masih SMA seringkali dengar berita bahwa cadangan minya Indonesia sdh hampir habis, tinggal berapa puluh tahun lagi. Saya baru tau, asumsi itu berlaku jika tidak ditemukan sumber2 minyak yg baru. Dan pada kenyatannya, sumber sumber minyak bumi semakin banyak ditemukan.

Ironisnya, anak bangsa hingga saat ini belum bisa mengambil dan mengolah secara mandiri. Perusahaan perusahaan asing lah yang justru mengolahnya. Teringat kata kata dosen saya atau saya baca di sebuah artikel, saya agak lupa. Jepang, mereka tidak punya sumber daya alam yg melimpah seperti minyak bumi, namun mereka punya oil company yg besar. I have to realize that it seems ridiculous.

No, no. Saya tidak akan mengkritik siapa pun. Toh pada kenyatannya saya belum punya skill apa apa untuk mengatasi masalah ini (jika ini kita anggap masalah :) ) Terkadang merasa menyesal, apa yang sudah saya lakukan buat negeri ini.

Bagi saya pribadi, ayo kita saling bersatu, mengabdi pada negeri. Tidak harus menjadi seperti A, B, atau C. Saya percaya bahwa setiap orang punya keunggulan masing masing. Punya passion masing masing. Lakukan tanggung jawabmu dengan baik. Menghindari berlaku curang tentunya sudah sangat membantu. Saling bantu sesama kawan, sesama warga masyarakat. Bukan mempersulit atau memperkaya diri sendiri. Dan saya percaya suatu saat negeri ini pasti bisa berjaya di tanah nya sendiri. Amin :D

Written, 13 sept 2016.
Otw from Caruban station to Madiun Station, 15.33 WIB

Selasa, 19 Juli 2016

Minta Tolong

Sebagai manusia, hidup kita tak pernah lepas dari kehidupan orang lain. Mau makan, kita perlu nasi, darimana? tentu dari penjual, penjual dari petani, petani beli pupuk, benih di penjual alat-alat pertanian, dst. Saling membutuhkan dan tolong menolong tak bisa terelakkan lagi.

Semua orang pasti pernah ditolong dan menolong. Tapi ajaibnya, ada beberapa orang yang datang kepada kita ketika sedang butuh bantuan dan pergi entah kemana ketika mereka di atas angin. Well, I have to say, berbanggalah. Ingat bahwa orang meminta tolong kepada kita setidaknya dia percaya akan dua hal, yaitu kita mampu dan mau. Ada beberapa tipe orang di dunia ini. Ada orang yang mampu menolong, namun tidak mau menolong. Ada orang yang mau menolong tapi tidak mampu. Dan ketika seseorang datang padamu dan meminta tolong, besar harapannya bahwa kalian adalah orang yang mau dan mampu untuk menolongnya. Mereka percaya kalo kalian mau dan mampu. Jadi berbanggalah hati, jangan merasa kesal dan menolaknya. kalian dapat amanah lo, eh, haha :D


Minggu, 17 Juli 2016

Sedih

Sepertinya saya sedang bersedih
ada sesuatu yang sepertinya sedang berjalan tidak sesuai dengan seharusnya
Saya belum tau itu apa

hanya saja rasanya ada yang mengganjal
ya Allah,, lepaskanlah rasa rasa ini
berikanlah kepadaku kelapangan dada untuk bisa melepaskan apa yang seharusnya dilepaskan
menerima apa yang seharusnya memang terjadi


Memang terkadang apa yang sudah kita tulis tak berjalan sesuai dengan rencana.
Percaya ada Maha Perencana Terhebat yang selalu mengawasimu dan memberikan yang terbaik untukmu

Stop complaining,
Stop arguing
Stop for being sad
Be happy :))

Minggu, 26 Juni 2016

Hadiah snack



Mainan ini mengingatkanku pada masa masa masih sekolah dasar. Mirip tazos, hadiah beli chiki. Masa masa itu sudah lama berlalu dan sekarang aku berada di kota yang berbeda. Akan selalu ada perubahan yang datang. You have to adapt it well. Kerjakan apa yang bisa dikerjakan. Sesuatu yang besar selalu dimulai dari hal hal kecil.

Zaman sd memang tak menyenangkan, tidur siang, main bola,  main bekel, main lompat tali, pasaran, hahaha.. mungkin sekarang memori itu harus kamu berikan kepada orang lain. Yaa,, mungkin anakmu, eh. Calon bpaknya aja belum ada, hahaha.

Balik ke mainan itu,, saya beli 2 snack dan itu hadiahnya. Tanpa saya sadari, ada makna yg dalam dr mainan itu. merantaulah sejauh jauhnya, berlayarlah ke seluruh pelosok lautan, namun ingat, rumah adalah tempatmu untukmu pulang :)) kebetulan, mungkin iya :))

Jogja, 23.56

Random Post

Dan waktu masih terus berjalan,, menapakai setiap kenangan yang ada. Satu persatu daun yang jatuh mulai terurai dan menjadi pupuk organik untuk dirinya sendiri dan teman temannya. Entah apa yang sedang saya pikirkan. Ini cuma iseng nulis, kali pertama login lewat hp, bukan pc. Kamu yang di sana apa kabar? 😊
Entah siapa yang bakal merasa, toh itu juga sapaan random, untuk mas jodoh yang masih unidentifyied yet :p. Kasihan kamu mas, belun ketemu sama aku eh, hahaha.

Abaikan catatan ini, mungkin saya lagi galau gara2 tesis yang jalan ditempat :p

Kamis, 31 Desember 2015

REFLEKSI 2015

Blitar, 31 Desember 2015

Yeah,, this is the end of this year. Sdah mengerjakan apa saja Mik? :)

Setahun sudah hampir berlalu, tahun 2015 hanya menyisakan waktu beberapa jam saja. Banyak resolusi-resolusi yang didengungkan di awal tahun kemarin menjadi hanya sebuah resolusi. Meskipun demikian, saya sangat bersyukur masih banyak hal-hal tak terduga yang dapat saya capai. Yuk, perbaiki diri di tahun 2016 menjadi pribadi yang lebih baik. Bukan hanya sekedar resolusi semata, perlu aksi nyata, tindakan nyata.

Tahun 2016 sepertinya akan manjadi tahun yang lebih menantang dari 2015 meskipun sebenarnya setiap tahun tantangan tantangan baru selalu ada. Yes, karena hidup tak sekedar hidup, jalani seperti air yang mengalir. Namun ingat air selalu mengalir ke arah yag ebih rendah. You need a pump to make you go up. kamu butuh usaha, kamu butuh energi untuk mencapai yang kamu cita-citakan.

Doa ku di awal tahun masehi ini, semoga dilancarkan tesisnya, bisa wisuda Juli 2016. Dilancarkan jodohnya, dilancarkan nanti pekerjaannya whether being a housewive or career women, :). Bahkan hingga saat ini pun saya belum tahu mau jadi apa :). Yang jelas saya usahakan untuk selalu do the best, melakukan yang terbaik untuk saya, keluarga, teman-teman dan semua orang di sekitar saya.

Mike,,, ayooo go better :)