Minggu, 19 Oktober 2014

Beasiswa itu untuk Orang yang MAU dan BUTUH

Duh gusti, baca postingan saya sebelum sebelumnya,, ketawa ketiwi sendiri. #akuoraopo-opo :D

ya, ini lah hidup ya,, selalu ada fase naik dan turun. mirip chitato (lah, jadi pengen ni) bener-bener ya saya ini. Setelah galau hampir satu tahun, akhirnya saya menemukan jalan keluarnya :)

Alhamdulilah, saya akhirnya resmi jadi Awardee BPI LPDP Dalam Negeri tahun 2014, lulusan PK 18. Arghhhh, rasanya seperti mimpi bisa bertemu dengan orang-orang hebat dari seluruh Indonesia. Suatu perjalanan pasti ada akhirnya.

Saya mahasiswa biasa yang hampir bisa dibilang tipe kupu-kupu. Saya sempat ikut FS2T di UM dulu selama 2-3 tahun, sampai selesai kepengurusan. Ya meskipun posisi saya bukan ketua ketua itu, tapi saya bener-bener cinta dengan FS2T ini. Selalu melakukan yang terbaik demi proker-prokernya :)
Ini adalah salah satu profil dari proker yang saya paling suka disini . Kangen saat-saat ngobrol bareng diskusi tentang sumber daya energi yg baru, ada Fris, Hatta, Sugeng, Rani, Muhid, dan alm. Farid. Kita bisa berjam-jam ngobrol tentang sesuatu yg sebenarnya agak di luar nalar, but you all can imagine it. Ada dunia lain saat kita ngobrol bareng. Kabar terakhir, adik-adik tingkat, si Sugeng sukses ikut PIMNAS 2 kali dan si Muhid sudah wisuda sekarang. Nah kalo Fris masih seperti biasa, suka menghilang dan muncul kembali. Kalo yg seangkatan, Si Rani lagi CPNS an, sukses ya mbak yu, dan Hatta lg dobel degree pendidikan murni biologi, sangar kau mbak yu.. satu-satunya anak pendidikan yg ambil dobel degree murni,haha, Miss you all gais :D

Kembali ke cerita, saya memang bukan tipe speaker yang baik. Saya mending disuruh lembur kerja daripada disuruh ngomong di depan publik,haha. Saya super biasa, bahkan banyak eman seangkatan yang tidak kenal saya, karena saya jg tidak aktif di himpunan. Awalnya saya pesimis dengan beasiswa LPDP ini yg lebih memperhatikan kepemimpinan. Saya cari TOEFL dan nekat daftar. Alhamdulillah, rejeki tidak kemana, akan selalu ada jalan bagi orang yang benar-benar berusaha. Waktu dapat pengumuman lolos wawancara itu rasanya saya seperti lg terbang. Melayang-layang lah(lebay ya, hehe) tapi saya memang loncat2 saat itu dalam kamar,hahaha, sambil terharu. Penantian setahun saya terbayar :) Terima kasih ya Allah

Banyak teman saya yang ingin dapat beasiswa, namun rata-rata segera mundur ketika ada syarat TOEFL ITP. padahal cuma ITP lo,, (cumaa?? bagi saya sdh beratttt bgt ni toefl, saya jg g ada 550). Saya bener2 pengen dapet beasiswa S2. Setelah wisuda, saya langsung les TOEFL ke kampung INggris di Pare, :) alhamdulillah, 3 minggu disana dapet 500 lebih. saya mulai bikin essay, dan akhirnya mei saya daftr LPDP di hari terakhir :)

Banyak teman saya yg lebihhhhh semua dari saya, IPK, pengalaman organisasi, tapi banyak yg pilihannya berbeda ya. kerja. Mayoritas temen saya mundur gara2 ada syarat TOEFL. yah, memang beasiswa itu untuk yang Butuh dan Mau. Kalo mau, apapun syaratnya pasti akan dilengkapi dong, namanya juga cinta, eh maaf Mau :). Apalagi kalo kita butuh, kita pasti akan nyari nyari malah meski g disuruh dulu, iya kan.

Semangat ya para scholarship hunter :D

Minggu, 13 Juli 2014

JODOH

sudah ketemu jodoh mik?
wah,, ini pertanyaan ngejleb ya :)

Ada tahap dimana setiap orang akan memasuki tahap untuk memikirkan masalah jodoh. Orang bilang, jodoh itu tidak bisa dicari, namun akan muncul di saat yang tepat dan dengan orang yang tepat pula. Kakak senior, rumahnya di Brebes, SMA di Solo, S1 di UIN Jakarta, S2 di UIN jogja, dan akhirnya ketemu jodohnya orang brebes jga, tetangga 10 menit dari rumah :) . mbak nya bilang, "uwes, lek niat sekolah, diniati golek ilmu wae, jodoh bakal teko dewe kok lek wes wayahe" dengan logat ngapak nya,haha. saya senyum-senyum aja dibilangi. Mbak, saya masih galau S2 dimana iniii,hehehehe, belum kepikiran cari jodoh :))

beberapa akhir ini, setelah teman2 saya mulai menemukan jodohnya, saya sedikit tersentil. Teringat teman saya Kimia ITS semester 4, saya ketemu kebetulan karena adik ini ikut lomba karya tulis saya. Bisa dibilang kita ketemu hanya sehari, waktu acara final. Entah kenapa rasanya kita sudah klop. Adik sering curhat masalah lanjut kuliah dimana enaknya ya mbak, masalahnya dengan seorang paman, dan karier. Dia merasa seorang cewek hakikatnya adalah sebagai ibu rumah tangga. Kita banyak diskusi panjang lebar, mengenai perkuliahan kimia dan karir nanti bagaimana, serta jodoh,haha. Entah, saya merasa sangat nyaman juga curhat dengan "adik" saya ini. Sekitar dua tahun kami sudah tidak ketemu, dan ketika ketemu rasanya masih sama seperti dulu, ibarat kakak dan adik. Saya waktu Tes di Surabaya, nginep di tempatnya, di asrama ITS :) padaha tetangga saya jg ada lo yg di asrama ITS, 50 meter paling dr rumah. Ya tapi, saya tdk ada feel :)

Saya rasa mungkin jodoh seperti saya dan adik saya ini. Entah bagaimana bisa bertemu, pasti ada kesan yg mendalam. Meskipun 1 tahun atau 2 tahun tidak bertemu, rasa itu tetap sama. Dan juga jodoh saya, yang jelas apa yang bisa saya lakukan sekarang adalah bagaimana memperbaiki diri, belajar menahan emosi, tidak meledak-ledak, tidak galak (hahaha). Yang jelas saya ingin S2 dulu. Ada yg bilang "kalo cewek S2, nanti cowok yg mau deketin takut mik" kalo menurut saya, ya sudahlah, mungkin cowok yang seperti itu berarti bukan jodoh kita :)

Tak perlu dipaksa
tidak perlu pura-pura
lakukan yang terbaik.
Seberapa baik kamu menentukan seberapa baik jodohmu :)

Sabtu, 21 Juni 2014

Pengalaman Wawancara dan LGD Beasiswa LPDP (Beasiswa Pendidikan Indonesia)

Alhamdulillah, setelah berjuang 2 hari 2 malem akhirnya berkas pendaftaran LPDP bisa selesai 2 jam sebelum deadline penutupan, 19 Mei 2014. Berkas-berkas yang perlu diupload adalah Surat rekomendasi, sertifikat TOEFL ITP,  Ijazah, transkip, Surat pernyataan dan bikin 3 essai mengenai sukses terbesar, peranku bagi Indonesia, dan rencana Studi. Tanggal 26 Mei pun diumumkan hasil seleksi administrasi. "Alhamdulillah ya Allah, terima kasih banyak, Engkau berikan kepadaku kesempatan untuk melangkah lebih lanjut di perburuan beasiswa ku"

Sekitar seminggu kemudian, pengumuman jadwal interview dan LGD (Leaderless Group Discuss) keluar. Saya mendapatkan jadwal interview di Surabaya, tepatnya di Rektorat Unair Kampus C, lantai 4, tanggal 10-11 Juli 2014. Tanggal 9 Juni saya berangkat ke Surabaya. Keesokan harinya, jam 07.00 saya sudah standby di lantai 4 rektorat Unair. Masih beberapa orang yang datang karena Jadwal pembukaan acara memang jam 08.00. Lebih baik terlalu pagi daripada saya harus kesiangan :)

Jam 8 lebih sedikit acara pembukaan dimulai. Ada beberapa presentasi dari Ibu Ratna, kalo tdk salah beliau lah yang mengurusi ttg beasiswa LPDP ini. Untuk tahun 2014 sendiri hingga bulan Mei, pendaftar beasiswa LPDP sudah ada 20.000 pendaftar, dan yang lolos seleksi administrasi sekitar 2000 an. Untuk lolos wawancara presentasinya sekitar 70%. Wahhh,, gilaa,, bener-bener rasanya. Di sana saya bener2 bertemu dengan orang-orang hebat, Merasa sangat nyaman di lingkungan itu, karena akhirnya saya menemukan orang2 yang memang berjuang untuk meraih hal yang sama dengan saya. Uniknya di beasiswa LPDP ini, kita akan lolos jika nilai kita di atas nilai standar yang telah ditentukan oleh pihak LPDP. Tidak ada kuota sehingga antar calon penerima tidak saling bersaing. Ya, persaingannya adalah dengan diri sendiri. Apakah kita sudah lolos kriteria yang di perlukan oleh pihak LPDP atau tidak.

Hari pertama saya mendapatkan jadwal wawancara pukul 14.30. Wah, tangan saya bener2 sudah dingin banget rasanya saat masuk ruang wawancara. Teori-teori yang saya baca agar ketika datang ucapkan salam, lalu menyalami interviwer bubar sudah. saya dipersilahkan untuk duduk dan beliau memulai dengan menanyakan arti nama saya, lalu kenapa mau lanjut S2, dari S1 pendidikan kok ambil murni, lalu sempet ditanya hobi. Kegiatan organisasi waktu kuliah apa. Saya juga sempet ditanya tentang juara EPL musim ini dan peringkat kedua EPL siapa soalnya hobi saya nonton Liga Inggris :). Terakhir ditanya please explain you biggest weakness in english. Wah,, padahal apply yd DN, tapi kebagian english juga. kemudian saya disuruh nyanyi lagu Jawa. Alhasil lagu prau layar save me fot twice (dulu pernah pas di SD ujian nyanyi aku pake lagu ini)

Hari kedua LGD, ya begitulah, kami masuk ke dalam ruangan ber6. lalu kita diberi artikel dan disuruh diskusi. Bagaimana jalannya diskusi kami sendiri yang mengatur, mulai dari moderator, notulen, dll. Hasil browsing saya, LGD ini kita akan dinilai bagaimana cara mengeluarkan pendapat, bagaimana menerima pendapat orang lain. 45 menit berlalu dengan cepat. Topik kami waktu itu adalah JIS.

Sudah 10 hari berlalu, dan kini saya hanya bisa berdoa. Semoga saya diberikan hasil yang terbaik buat saya. Yang memberi manfaat dan barokah buat saya. Amin :)
Lebih lengkap nya saya sudah membuat postingan yang lebih lengkap di SINI




Sabtu, 17 Mei 2014

Perbedaan TOEFL ITP dan PBT

TOEFL International yg diakui ETS itu ada banyak, ada yg paper based toefl atau PBT, computer based atau CBT, dan yg paling update internet based atau iBT. Nah, yg kita kenal skornya 677 an itu adalah paper based atau PBT. Dulu PBT ini sangat populer di indonesia, dan diakui secara international. ETS sebagai juragan TOEFL juga memfasilitasi orang2 yang ingin melakukan PREDICTION sebelum mengambil PBT yang international, lalu muncullah PBT versi ITP atau versi institutional yg digunakan sebagai prediction saja. Karena PBT international harganya di atas $100 sedangkan ITP sekitar kurleb $27.5-$30 . Nah PBT versi ITP sangat populer di indo krn harganya murah. Tp sayang gak diakui scr internasional. Lambat laun, ETS mulai menghapuskan PBT internasional pelan2. Tahun 2006 PBT internasional masih ada di medan saja. Sekarang, di indonesia yg dipakai scr internasional hanya iBT. Kecuali utk negara2 yg akses internet dianggap belum stabil, maka masih ditemukan PBT versi internasional. Namun, PBT versi institutional atau ITP masih banyak ada di indonesia. Sering dipakai utk saringan beasiswa, misalnya Australia awards, dikti, bahkan LPDP. Jadi kalau ada yg bilang toefl PBT maka yg dimaksud adalah PBT versi ITP. Krn versi internasional sudah punah di indonesia. Toefl ITP hanya bisa diambil di tempat2 tertentu. Daftarnya bisa dilihat di halaman akhir buku panduan australia awards. Perbedaan mendasar satu lagi. Jika PBT/ITP menguji listening, structure, dan reading, maka iBT menguji reading, listening, speaking, dan writing (mirip IELTS). Dan maksimal skor 120 utk iBT. CMIIW 

Minggu, 11 Mei 2014

Anakmu, Anakku, Anak Kita

eits,, jangan salah sangka dulu. Ini bukan bahas tentang "anak" dalam pengertian keturunan ya :). Punya tetangga? dan apakah tetangga anda punya anak yang masih kecil, yg belum SMA gt. Dalam kategori saya sih, kalo belum SMA masih saya anggap anak kecil, silihat dari usia pun mereka masih 15 tahun. ah, selisih sedikit kok dengan saya,haha. back to topik. Beberapa hari ini, atau tepatnya beberapa bulan yang lalu semenjak saya lulus dan masih menikmati masa-masa "freshgraduate" saya menjadi lebih kenal dengan tetangga saya. Banyak anak-anak kecil di lingkungan saya yang mulai saya amati lebih teliti. macem macem banget karakter mereka. Ada tipe anak yang betah banget di rumah, ada pula anak yang pulang ke rumah cuma numpang tidur.

Kakak sepupu saya keren gila. Sabarnya itu luar biasa, jika saya yang menjadi dia mungkin saya sudah patah patah itu. Ada suatu cobaan yang tidak perlu saya ceritakan disini. But overall dia sukses berat melewatinya. Kakak saya punya 2 anak cowok, anak pertama sudah kelas 1 SMA dan dia sekolah di Pondok Gontor sekarang :D, jaman SMP dulu, tiap mau berangkat sekolah dia masih biasa di cium pipi kanan kiri sama dahi dengan kakak saya (ini barang langka saat ini) Disuruh apapun sama orang tua selalu manut, kalaupun terpaksa, tetap dia kerjakan. Ni anak TOP BGT lah

Ada juga tetangga yang juga masih saudara, memiliki anak cowok kelas 2 SMP dan dia keras banget. Keras di sini maksudnya kalau sudah minta sesuatu, entah motor, uang atau apalah selalu maksa, kalu nggak dikasi selalu marah2 dan banting2 barang2. Ini anak masih kelas 2 SMP, ya Allah, miris. Setiap malam minggu selalu keluar nongkrong dengan teman2nya entah dimana (saya aja paling banter nongkrong ke rumah nenek, dan itu memang setiap hari habis maghrib ke sana -__-) pokoknya kalah telak deh saya,haha.

Usut punya usut, ibu dari cowok pertama tadi adalah pure ibu rumah tangga. Anak selalu di bawa kemana-mana "maksudnya jarang dititipin ke tetangga". Sedangkan yang kedua, karena di rumah buka toko, akhirnya kadang2 pengawasan kepada anaknya kurang. Sewaktu kecil si anak sering dititipkan ke tetangga.  semacam kurang perhatian sih menurut saya. Orientasinya adalah orang lain, gampang banget percaya dengan orang lain. Misal: ketika dikasih tau orang "hp mu elek men. mosok ndue toko gede g iso tuku hp" langsung deh, dia pulang dan minta Hp baru >.<. semacam itulah pokoknya.

Dari kedua kasus itu saya merasa bahwa anak-anak akan berkembang sesuai dengan lingkungan terdekatnya. Seekor angsa yang anggun pun akan bertingkah seperti bebek ketika dia berkumpul dengan bebek. Saya memang belum punya anak, tapi melihat ini setidaknya saya bisa belajar sesuatu. "anak itu adalah titipan Tuhan, rawatlah dengan sebaik-baiknya, karena kelak mereka lah yang akan merawatmu. Kualitas kebaikan merawatmu akan berbanding lurus dengan kualitas mereka merawat kita. Siapkan kepribadian mereka menjadi anak yang peduli dengan keluarga dan lingkungan, insyAllah semua sifat baik akan mengikuti jika seorang anak peduli terhadap sesama."


Rabu, 30 April 2014

Chamber of Secret in Real Life

              Penggemar Harry Potter pasti tau Ruang rahasia yang ada di Kastil Hogwarts. The Secret of Chamber hanya bisa ditemukan oleh orang-orang yang benar benar membutuhkannya. Ruang kebutuhan (Room of Requirement) adalah salah satu ruangan unik yang banyak manfaatnya selama perjuangan Harry. Ruang kebutuhan adalah ruangan ajaib yang hanya bisa ditemukan oleh seseorang yang sedang membutuhkannya. Peri rumah di Hogwarts menyebutnya Come and Go Room (ruang datang dan pergi). Untuk memunculkan ruang kebutuhan, seseorang harus berjalan melalui tembok kosong tiga kali sambil berkonsentrasi terhadap apa yang dibutuhkannya. Di ruangan ini lah Harry dan Laskar Dumbledore berlatih ilmu pertahanan diri. 

Meskipun film Harry Potter hanya fiksi semata, namun saya rasa "Secret of Chamber" benar-benar ada dalam dunia nyata dan bahkan sering kita temui. Pernah nggak melakukan sesuatu hal yang sepertinya mustahil atau tingkat kesuksesannya hanya 1% ??? well, saya yakin siapapun pasti pernah berada dalam kondisi terjepit dan tiba-tiba saja ada sosok "malaikat" datang dan memberi bantuan. Teringat ketika saya sedang dalam masa akhir menyelesaikan skripsi saya. Sedikit cerita, skripsi saya tentang materi kelas XII semester 1, dan semester 1 di SMA dumulai sekitar bulan juli-November. Ceritanya, saya mulai mengerjakan modul bulan Februari, dan awal november saya agak sedikit "ngotot" ke bapak dosen saya untuk diizinkan melakukan penelitian. JIka saat itu sy tdk diizinkan, otomatis saya harus nambah 1 semester di semester 9 "karena materi saya untk semester ganjil". 

Satu step terlewati ketika izin sudah ditangan. Nah, sekarang masalahnya tempat untuk penelitian. SMA mana coba yang mengizinkan siswa kelas 3 nya untuk dipake penelitian??? saya sempet wira wiri malang-Kepanjen untuk mencari tempat penelitian. Karena Ibu guru di Kepanjen sulit ditemui, akhirnya saya nekat menemui Ibu ini di rumahnya "sempet nyasar-nyasar juga :') ), dan you know what I get. "maaf mbak kelas saya tdk bisa dipake, saja jam 3 mau berangkat ke jawa tengah, saya sibuk" oh men,, saya dan fitri segera pamit deh. Oke, perjuangan masih berlanjut. saya segera pergi ke SMA di kota malang keesokan harinya, ibu di SMAN 8 Malang memang baik, saya bisa pake kelas 3, tapi dengan 1 syarat, hanya pakai jam kosong Hari Jumat jam 13.00-15.00. Actually, pada jam itu adalah jam kosong, jika tidak ada remidi, siswa diperbolehkan pulang. "what, apalagi anak kelas 3, saya sedikit keder kira2 mereka masih mau dikasih pelajaran atau tdk jam segitu, but I have no choice" seminggu kemudian saya mencoba menghubungi Ibu guru, namun saya tidak mendapat balasan sms dan telp tidak aktif. Akhirnya saya nekat datang ke rumahnya, dan rumahnya kosong, see, ada apa lagi ini??. besoknya saya ke SMAN 8 dan bertanya pada guru Kimia yg lain. Ternyata Ibu yang saya pinjam kelasnya sedang sakit. Ibu masuk rumah sakit. Akhirnya saya pergi ke rumah sakit dan menemui ibu. Bu Riswaning bilang pada sy dan fitri "Mbak, mungkin ini rejekinya mbak, saya tidak bisa ngajar sekitar 2 minggu, asma saya kumat, minggu ini anak kelas 3 sedang liburan ke Bali, jadi minggu depan mbak bisa masuk kelas saya dan penelitian di jam saya"... Akhirnya saya bisa melakukan penelitian :D. ini adalah "secret of Chamber" yang pernah saya temui.

Flasback sedikit lebih lama, jaman SMA kelas 3. Berhubung mayoritas keluarga saya adalah bapak dan ibu guru, akhirnya saya tertarik untuk terjun ke bidang pendidikan (Setelah gagal di bidang kesehatan, FK :( ) saya pengin sekali masuk di pendidikan kimia, lewat jalur PMDK, dan ketika pengumuman sy malah masuk di KImia murni nya :( . Niat saya akan saya lepas saja dan sy memilih untuk masuk kesehatan masyarakat saja. Namun di awal Juli, saya dapet telp untuk daftar ulang dan saya mendapatkan beasiswa 4 tahun jika saya mau pindah di prodi pendidikan kimia (oh men, memang prodi ini tujuan saya,hehe) ditambah dapet beasiswa 4 tahun, jelaslah saya mau. Ini adalah secret of chamber saya yg kesekian lah... :D

Ada tangan yang tak terlihat yang bisa datang setiap saat untuk membantu kita saat kita benar-benar butuh bantuan. Jangan dipertanyakan bagaimana caranya, tentu saja semua itu bisa jadi jauh dari angan-angan kita, karena kita hanya manusia biasa. Bukan tugas kita untuk memutuskan mana yang berhasil atau tidak, tugas kita hanya berusaha. Urusan hasil akhir, serahkan saja pada AhliNya :D. Hasil yang buruk saat ini belum tentu selalu berakibat buruk, mungkin besok atau lusa, hasil buruk itu bisa berubah menjadi sesuatu yang sangat besar dan berguna. Logikanya, kita akan membantu orang-orang disekitar kita yang sangat membutuhkan, buat apa membatu orang yang hidupnya sudah enak?

Rabu, 23 April 2014

Moyes Layak di Pecat???

Liat berita pagi kalo moyes (pelatih MU) dipecat itu rasanya waw. Kaget, sedih, senang, dll. Nyampek rumah setelah 2 hari tour giude di malang, langsung bikin artikel ini gara-gara tangan gatel sudah (inget, topikmu belum dapet-__-).

Mooooyessss,,, ibarat makan buah simalakama, dimakan ibu mati, tak dimakan bapak yang mati. MU saat ini adalah klub besar dengan sejarah besar dan prestasi yang paling konsisten di antara semua tim di liga inggris (suporter tim lain g usah protes, ini artikel saya :p). 20 kali juara liga inggris, masih terpaut dengan 2 gelar dengan rival terdekat, liverpool dengan 18 titel juaranya. Dengan basis fans terbesar di dunia, tentu saja begitu banyak orang yang berharap tim yang didukung akan selalu berprestasi. Ketika musim ini MU begitu terseok-seok di papan tengah liga Inggris, muncul begitu banyak hujatan kepada pelatih baru MU seusai SAF mengundurkan diri.

Ya, 27 tahun kebersamaan memang bukan waktu yang singkat bersama pelatih SAF. Ibarat orang menikah, otu sudah lewat ulang tahun pernikanan perak. Bayangkan apa yang anda rasakan ketika harus berpisah. Gejolak pasti akan muncul. Moyes, The choosen one, dipilih langsung oleh SAF untuk menggantikannya. Melihat rekor kepelatihan moyes yang konsisten menangani Everton memang pelatih ini diharapkan dengan sangat oleh semua fans di seluruh dunia untuk membuat MU lebih baik, atau setidaknya mempertahankan prestasi yang sudah di raih. Di awal kepelatihan, moyes memang terkesan lambat dan moyes juga memperkerjakan asisten pelatih yang dia bawa dari everton, dan asisten pelatih MU masa SAF meninggalkan MU. Di awal-awal juga sempat beredar kabar bahwa kepelatihan moyes terlalu banyak di fisik dan akibatnya banyak pemain yang cedera. Muncul juga konflik dengan rooney yang kabarnya tidak akur dan terakhir adalah ryan Giggs. Moyes juga tidak cekatan dalam membeli pemain, hingga di awal musin hanya mendapatkan Fellaini dengan harga yang kemahalan pula :(. Moyes juga terlihat kurang dapat membaca potensi para pemainnya, berapa puluh laga sudah terlampaui dan moyes tidak pernah menurunkan skuad yang sama di tiap laganya. kagawa ? Young? welbeck? smalling? Chicarito? dan yang terbaru juan mata.

Apakah semua ini benar-benar kesalahan moyes? saya rasa tidak sepenuhnya iya. Coba lihat gelar juara yang diraih para punggawa MU? Ryan Giggs saja sudah dapat belasan gelar juara, siapa pula yang tidak kenal Rooney? Kapten MU Vidic? Si Ganteng Carrick (maaf, salah fokus). defender ferdinand, evra? Bahkan bisa dibilang karier semua pmain MU lebih mengkilap dibanding karier Moyes. Menurut saya, mungkin para pemain ini berpikiran, Moyes, who???? terbukti beberapa kali Moyes terlibat perseteruan dengan para anak buahnya(gosipnya). Lihat saja kemarin waktu perempat final liga champiom, rooney yg jelas cedera maksa main denga disuntikkan gell penahan rasa sakit. Sepertinya moyes terlihat sangat kurang berwibawa dihadapan anak buahnya (poor you moyes). Selain itu memang terliat banyak pemain yang gerah setelah sekian lama bermain di MU dan terbukti sang kapten, Vidiv pindah ke inter musin depan.

Musim ini pun MU jelas akan puasa gelar karena menurunnya prestasi yg sangat drastis ini. Suporter wajar jika mereka akan protes keras bahkan hingga menyewa pesawat. Permainan MU benar-benar terlihat seperti tim medioker (honestly, I have to say this), dibantai dengan city, liverpool, chelsea dengan skor telak, :(. Permainan MU benar-benar jauh dibandingkan dengan musim lalu, meskipun saya akui benar apa kata mou, Musim lalu MU juara bukan karena kami tampil hebat, namun karena tim lain tampil tidak maksimal. well, layak atau tidak moyes dipecat, I can't answer it. I hope Moyes can show "who is the boss in his new team".