Senin, 11 Desember 2023

Kuatlah dan Tumbuhlah

Banyak hal terjadi 3 bulan ini. Kepergian papa, 21 Oktober 2023 merupakah kenyataan berat yang harus kujalani. Banyak hal yang ingin kulakukan bersama papa, keadaan memaksa kami untuk tidak bisa sering jalan-jalan bersama. Ada satu dua hal yang membuat ada luka di hati ini. Aku percaya aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk dapat memenuhi semua harapan-harapan papa. Namun sepertinya semua itu sudah ada jalannya masing-masing. Ada hal-hal yang sangat kita inginkan tidak selalu menjadi kenyataan kan.

Kemarin ku dengar kabar kurang baik dari suamiku. Maafkan aku yang nggak bisa ada di dekatmu saat kamu sedang tidak berada di kondisi terbaikmu. Dari sekian banyak hal yang mungkin disayangkan, aku kecewa mereka memperlakukanmu begitu. Pendapat yang terlalu subjectif. tidak apa-apa, tidak usah dibalas. Biar Gusti Allah saja yang membalas. Take your time, aku selalu ada disini dan siap back up kamu. 

Si bocil sudah lama ingin main sama kamu ...

Yang terjadi hari ini mungkin jawaban dari doa doa kita selama ini. Kadang mungkin terasa berat tapi inilah yang terbaik. Kuatlah dan teruslah tumbuh.......

Rabu, 03 Mei 2023

Sedih

 Sudah lama sekali tidak merasakan kekosongan ini. Banyak hal baii yang datang padaku hingga kekosongan yang datang ini terasa sangat menyesakkan. Dari semalam dada ini terasa sesak, aku tak bisa tidur. Si kecil 2 tahun 2  bulan ini sepertinya merasakan apa yang sedang kurasakan. Tidurnya nampak gelisah. Kumatikan leptopku dan kumulai memejamkan mata, tidur.

Sungguh tak mudah melepaskan apa yang terlihat di depan mata. Pecahlah tangisnya. Akhirnya kusadari kalau aku benar-benar sendiri. Capek sekali merasakan semua ini. Kdang-kadang saya tidak ingin memikirkan apapun, karena sungguh teramat capek. ingin ku peluk anakku, menangis di pelukannya. Dalam dekapan tangannya yang mungil. Senyumnya yang manis. Pagi ini dia pergi ke resepsi tanpaku, dengan tatapam kosong yang akhirnya mau tersenyum. Sungguh nak, maafkan ibu yang jadi ikut membebanimu. Kamu sungguh terlalu dewasa. Ibu ibu ibu, jangan berisik, jangan berisik. 

Terima kasih ya Allah, mengirimkan bayi kecil yang sungguh dewasa meskipun tingkah bocilnya seringkali membuatku emosi. Aku tidak sendiri, ada seorang anak yang sangat membutuhkanku. 

Senin, 30 Januari 2023

SELAMAT ULANG TAHUN

Selamat ulang tahun ke-33 untukmu yang tersayang, my beloved husband, suami ter"cuk" buatku. Waktu terasa sangat cepat berlalu, sudah hampir 3 tahun ternyata kita menikah. Manis pahit asam asin kehidupan telah kita lewati bersama. Taukah kamu, 3 tahun unu tidak pernah terasa sangat lambat hingga ku merasa bosan. Sang waktu terasa berlari kencang sekali hinga tiba-tiba kita sudah berada di tahun ketiga menikah. Banyak momen yang rasanya ingin kuulang bersamamu. Memanfaatkan waktu bersama dengan sebaik-baiknya. Satu hal yang aku percaya, seperti apa katamu. Tidak ada waktu yang sempurna, waktu terbaik memulai apapun adalah saat ini.  Tidak ada yang sia-sia, semua yang telah kita alami adalah proses mencapai sesuatu. 

Awal tahun ini, 2023 menjadi awal kehidupan baru buatku khususnya. Kita berpisah pulau, dan aku hijrah ke ibukota, sebuah kota yang sangat angker buatku. Percayalah aku sedang berusaha untuk menaklukannya. memang terlihat sederhana, jarak 8 km an harus ditempuh 30 menit dengan sepeda motor dengan arus lalu lintas yang macet luar biasa. Bunyi bel-bel motor yang sahut-sahutan terburu-buru seperti sedang dikejar raksasa. Hal ini terlihat sangat merepotkan dan tidak nyaman buatku saat ini. Percayalah, aku sedang berusaha menaklukannya. 

Ada rasa khawatir bagaimana aku bisa hidup berdua dengan bayi cantik yang telah tumbuh dewasa saat ini? ada rasa khawatir dapatkah aku membagi waktu dengan baik anatar belajar dengan merawat si bayi besar ini? dapatkah aku mengajarinya tumbuh dan berkembang dengan baik? ya, akhir taun kemarin aku lumayan terpukul ketika si bayi dewasa ini masuk ke rumah sakit. Aku merasa sangat bersalah tidak bisa menjaganya dengan baik. Beberapa kali kutahan air mataku suapaya tidak tumpah di hadapan orang-orang. Berat, berat sekali rasanya saat itu, bahkan kini ketika mengingatnya kembali akan dengan mudah aku bisa membuat pipiku basah. Yang lalu biarlah berlalu, mari lakukan yang terbaik untuk anak-anak tercinta dan terbaik kita kelak.

Oiya, hari ini adalah tentang hari ulang tahunmu. Maafkan aku yang justru menceritakan segala kerisauanku yang sering disalahpahami. Aku yakin tidak mudah juga buatmu banting tulang di sana sendirian. Bukan berlian atau emas permata yang terlihat mewah buatku saat ini. Kebersamaan kita, pelukan hangat darimu adalah sesuatu hal termewah buatku. Semoga suatu saat nanti waktu akan membawa kita kembali bersama. Berbagi tugas memasak dan memandikan anak di pagi hari. Makan masakanku yang serba penyetan dan sering membuat sembelit. Ah, aku rindu makan kebab dan minum jus di alun-alun berdua sambil cerita ngalor ngidul. Aku rindu saat jalan-jalan bertiga dengan si bayi dengan segala polah tingkahnya.

Teriring doa tulusku buatmu. Tetaplah sehat, tetaplah kuat,  dan menjadi rumah buat anak dan istrimu. Semoga di hari spesial ini, bapak menjadi semakin dewasa, bahagia selalu, dan diberikan umur yang panjang. Semoga gajinya tambah naik dan cita-cita beli mobil galan tercapai segera.





Kamis, 05 Desember 2019

Terbaik dan Terburuk

Akan ada masa di mana kita akan menjadi orang baik dan orang jahat, kenapa? bukannya baik dan jahat adalah mutlak? 
Kebenaran akan selalu menjadi kebenaran, hanya saja perspektif baik dan jahat akan tidak selalu sama. Misalnya,  pernah nggak waktu kecil kita diomelin ibuk gara-gara main api atau pisau? terus apa yang kamu pikirkan? Ibuk Jahat? :)
Setalah bertahun-tahun kemudian, giliran disuruh bantu bakar2 sampah atau motong2 sayur di dapur malah ogah-ogahan. Dulu dilarang-larang kenapa? ya karena pada usia segitu bahaya mainan itu, belum saatnya. Ibuk jadi jahat gara-gara ngelarang ini itu. 
"Ya tapi kan bisa ngomongnya baik-baik ni, g usah ngegas gitu", wkwkwk. Ye kali tugasnya ibuk cuma ngawasin lu doang, itu piring2 kotor dan baju kotor perlu dicuci, lantai kotor perlu disapu, lu mau dikasih makan sama daun singkong yg habis dipetik?😆😆😆 Dikira kambing apa ya bisa makan daun singkong seger2 gitu.
Ibu yang jahat menurut perspektif kita saat itu sebenarnya hanya tidak ingin anaknya terbakar atau mengiris tangannya sendiri. Mana ada sih ibu yang berfikiran, sana mainan korek, kalo perlu rumahnya ikut dibakar, gak ada kan. Ibu yang baik bisa menjadi jahat. 

Semua orang akan pernah menjadi orang baik dan orang yang buruk. Pun ketika menjalin suatu hubungan. Akan ada masa dimana orang terdekat kita akan menajdi orang yang akan nampak selalu baik tanpa kurang suatu cela. Apa iya? :p   Wait, Earth rotates, maybe the hearth of some people will rotate too. something good can change to be something bad. And when that time comes, dont judge something because of the one and only your perception. Dont say something bad, remember that it was your best things in the past. When you hate somethings, try to remember the best things. Why we must hurt each other when we was trying to make each other happy? :)

Akan ada resiko dari suatu komitmen, harapan, dan cita-cita. Siapa sih yang ingin gagal? none. Ya kalo memang tidak bisa lanjut mau gimana lagi. Inget2 aja baik2nya, tidak perlu mengatakan sesuatu yang mungkin akan "menyakitkan". 
Ya resiko berharap, bisa jadi kena PHP, Pemberi Harapan Palsu atau Pemberi Harapan Pasti :)
So, who are you? :p

Kamis, 28 November 2019

Hi, How are you?

Everyone have their own problems.
Semua orang pasti akan bertahan dengan caranya masing-masing
Semua orang akan kecewa pada saatnya,
karena apa?
karena pernah berharap.
Tapi bukan berarti kita harus berhenti berharap.
Ambyar aja sekali-kali, atau berkali-kali
Gpp,
Seperti matahari dan bumi, punya siklusnya masing-masing,
Perlu matahari tenggelam agar menjadi malam
Dan perlu malam agar bintang-bintang bisa terlihat bersinar
Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi besok, lusa, atau bahkan satu jam lagi

Apa kabar?
Wish you all the best there :}

Rabu, 01 Mei 2019

Not Married Yet

Hi, this is me, still me, the one who has not married yet, :P

baper Mik?
No, no, today I just want to make clear why I am not married yet.
Did you ever feel you are too relay to someone?
Talking about what you feel to someone, talking about all of your activities, discussing what you want to do for tomorrow, and also planning about your future.
That's what I think about getting married. Shared all the things we are worried about
you shared to me, and I shared to you alias sesambatan

Unfortunately, not all people are easy to share what they feel and what they  plan to do
And, I am the one of those kinds of people. I feel that talking about what I worry is one of my negative side, and I don't want anyone to know this. At least, I'll let anyone I trusted to hear that.
And this is the main problem, It is difficult to trust someone. Too believe in someone who we do not know yet may cause we too dependent to them.  What happen if He suddenly leave us behind? Move on for some people in not as easy as just say "forget it". We may forgive, but not forget.

And this is the story, I just feel difficult to be too dependent to someone who I am not married yet. I will be dependent to him once I was married with him, hahaha, maybe it seem too ridiculous.
Yes, I'll let all my feelings once I married. For me, that was my starting point. Maybe be I'll dependent to him, but not completely dependent before we get married.

So, when you have someone to depend on Mik? wkwkwkwk

Senin, 08 April 2019

Dosa Besar

Dari dulu kita belajar agama dan tau bahwa ketika kita melakukan perbuatan tercela akan mendapatkan dosa. Semakin tercela perbuatan yang kita lakukan, maka akan semakin besar dosanya. 

"Apakah belum menikah di usia lebih dari 25 tahun adalah dosa besar untuk seorang perempuan?"

Nggak kok, nggak. Apa belum menikah di usia di atas 25 untuk seorang perempuan adalah perbuatan tercela?

Ketika ada tetangga yang ketauan mencuri, pasti bisa dibayangkan bagaimana tetangga-tetangga yang lain akan membicarakan perbuatan tercelanya di belakang orang tersebut? Mencuri memang perbuatan tercela. Namun tidak perlu jauh jauh, kamu BELUM MENIKAH di atas usia 25 tahun juga bakal diomongin sama tetangga-tetanggamu khususnya untuk perempuan. Apa iya belum menikah untuk perempuan di usia segitu juga termasuk perbuatan tercela? perbuatan dosa?

Mereka pasti juga akan mulai ngomong yang jangan terlalu banyak pilih-pilih dan jangan pasang standar yang terlalu tinggi.

Oke well, then I said "Pokoknya yang mau dan sanggup sesambatan bareng di dunia ya semakin menggila ini nggak masalah" Apa iya standar ini tinggi sekali? atau memang saya yg memang sangat tidak berkualitas sehingga bener-bener tidak pantas menikah dengan siapapun? Cara kalian menggosipkan saya, ngomongin saya, bener2 membuat saya terluka. Tanpa tau apa-apa lalu seenaknya saja ngomongin orang. 

Kenapa saya mikirnya lama? saya sadar sekali bahwa saya orang yang punya jiwa tidak suka diatur, can you deal with that? saya juga pengen bisa lanjut kuliah S3 ke luar negeri. Dunia ngajar di PT kompleks, dan sanggupkah kamu diajak diskusi segala sesambatan saya? Dan bisakah saya mengikuti gaya hidupmu nanti? bisakah saya nyambung diajak diskusi tentang segala tetek bengek kehidupan denganmu? bagaimana keluarga kita bisa nyambung? banyak hal kompleks yang perlu dipikirkan bukan?

Apa iya, dengan saya yang belum menikah ini akan membuat beras tetangga-tetangga saya habis?
Apa iya, dengan saya yang belum menikah akan membuat wabah penyakit dan tanaman melanda desa saya?

Stop talking about anyone else who never bother your life. I never asked anything to you my beloved neighbour. Everyone have their own time to get job, marry, pregnant, have a  baby and soon. Stop asking and talking about anyone else life. Thank you for making me feel so bad about my marrital status. I am the one who does not have enough standard to marry anyone else yet. 

From
Me,
Someone who has not married yet

Jumat, 04 Januari 2019

Kilas balik 2018

Wih selama 2018 cuma punya 2 postingan aja, kamu sibuk sekali Mik? Kagak, aku mung lumuh sekali. Males ini memang penyakit noner 1 di Indonesia sih harusnya. Mematikan, killing you slowly but sure. Kamu sudah ngapain aja Mik 2018? Oke mari kita coba deskripsikan saya di 2018.

2018 dimulai dengan kerja, semester kedua mengajar di kampus ini. Semester kedua ini masih mengajar  di jurusan sebelah karena jurusanku sendiri mahasiswanya masih 1 angkatan, dan tahun pertama masih penuh dengan mata kuliah univ dan fakultas yg g mungki  bisa aku ajar. Sks nya jika mengajar di sini terbilang sedikit meskipun jika dibandingkan dengan univ lain jumlah sks ini adalah jumlah maksimal, jadi alhamdulillah masih bersyukur. Btw bisa masuk dan kerja di sini juga g disangka-sangka background pendidikan saya full sekolah umum semua soalnya.

Semester genap kemarin sempat menyusun sebuah modul pembelajaran untuk mata kuliah statistika pendidikan. Lha ngopo kok ora suruh beli aja buku2 di roko2 buku? Pertama materinya saya sesuaikam dengan kebutuhan mahasiswa. Tiap buku selalu  mempunyaikelemahan dan kelebuhan masing-masing. Di sini saya mencoba untuk meracik sebuah buju pedoman  atau modul yang memungkin mahasiswa untuk belajar ketika saya tidak ada di kelas. Jadi ketika nanti skripsi mau belajar lagi tinggal buka modul  saya.  Yang kedua adalah tentang harga  buku2 yg relatif mahal untuk mahasiswa di sini, 50 ribu sudah mahal rek. Kampus ini memang menyediakan pendidikan tinggi untuk semua. Jika dilihat harga UKT nya bisa hanya setengah dari univ2 besar di Malang atau Surabaya. Kalo modul dr saya kan bisa dicetak sendiri atau di print  sendiri lalu di fotokopi yg banyak.

Semester kedua mengajar di jurusan PAI dg mata kuliah statistika sesungguhnya sangat menantang. Bagaimana mereka mereka yang mungkin mengambil jurusantsb karena g suka mtk dan hitung2an harus ketemu rumus2 standar deviasi, varians, dll. Makanya saya coba pake excel dsn spss untuk membantu menghitung. Hasilnya? Awal awal mahasiswa keberatan terutama untuk membawa leptop sendiri2, namun ketika uts atau uas emamng saya wajibkan bawa leptop, kalo g punya? Bisa pinjam punya saya atau temen kos nya awal awal emang berat, tapi setelah uts ke belakang rasanya sudah lumayan nyaman. Seperti yg saya bilang, mereka  itu bukan mahasiswa saya, tapi partner  bekerja saya, klien saya. Kertss2 komentar masih saya simpan rapi. Ah saya benar2 jatuh cinta dengan mengajar.

Enak ya kerja di sesuatu yg kamu sukai? Iya seneng pas mengajarnya, sharing ilmunya. But you know what? Sebelum kami para pengajar masuk ke kelas, percayalah bahwa kami sudah belajar mari matian  menyusun rps, ppt, dll. Berat sih sejujurnya apalagi jika bidangnya bukan sesuai dengan trek pendidikan  sebelumnya. Jujur kadang2 materi yg saya ajar saya juga merasa berat.  Jntuk buat ppt 1 halaman saya busa menghabiskan waktu 1 jam. Nah kalian2 para mahasiswa yg budiman di kost belajar materi ppt 1 slide atau 1 halaman perlu waktu berapa menit? Haha percayalah bahwa kami2 uyga perlu belajar sebekum masuk ke dalam kelas. Kecuali mungkin kalo sudah beliau beliau yg sudah senior dan ilmuaphya sdh tinggi sekali. 

Hikmah lain dibalik sks yg minimalis akhirnya bisa kelar 1 modul, horeee, :D. Bandingkan dengan seemsyer ketiga imi, hujuhu saya g sempet buat modul pembelajaran apapun. Sempat nulis1 chapter pada matkul kimia anorganik 1 tapi  akhirnya ridak selesai. Hanya 1 bab saja, hahaha. Demikian bulan2 perrama di 2018 saya lewati. Terima kasin untuk yg sudah mamu membacanp stupid think ini :)

Senin, 12 Maret 2018

I am Giving Up on You

I think it was already more than 12 years ago, first time I met you. Then meet you again several months later in Senior High School. I just admire you much. You were very smart, yeaa, smart boy is irresistible :).

Time flies and we have our own life. You with yours, and I with mine. I think it was five years ago I had a deep feeling for you. We met because we help each other. You are one of my best friends, for a boy, you are my best friend. I think I always told you all my stories, except my romantic because you never ask me (and why you just must ask me, hehhehe). Even I never know who I am for you, but I do believe you are my best friend.

Talking to you by WhatsApp or Twitter was never be boring for me. You have many stories that make me interest so much. Chatting with you is a great time for me. If I was asked about the time that I wanna come back, I think I want to go back to Jogja, when you were finding some job. I think I lost my chance, to say something, or give you some code about my feeling. I just a  person who never tell my story, or my feeling if someone doesn't ask me first. Sometimes, I think I lost my moment when you start to say something serious (until now, I still in doubt, is it just my feeling or that is what really happen) But, it's okay, I see you have a good life now, and me too.

I praise for both of us to have a great time, you'll find yours, and I'll find mine. You will find someone who you want to spend the rest of your life. Honestly say, I ever have a dream if you will accompany me to continue my doctoral degree, wherever but it is not in Indonesia. But, I believe that everyone has a dream that never comes true right :). The best dream will be caught and be a reality. Even you are not my best reality, at least I ever have you as my best dream to catch.

I think its time for me to not hoping you anymore. I think you are on your best time now, and I realize that I am not your type to spend your life with. I still admire you. I also want to say sorry that I ever read your inbox mail. I found that you already find someone in Jakarta even you are done now with her (I think, because you asked me about English thing to me, and I know her English is amazing). And I hope you success with someone who makes you be a fans of Muenchen :). Ah, if you know, my ability to search any information and analyze something as good as FBI hehehe.

At last, thank you for the memories and be such a great friend to me all this time, in my hardest time and my best time. You are still one of my best friends. I just need to erase this feeling, the hoping of you to choose me :)) All the best for you and me :D

Selasa, 16 Januari 2018

Romantic Doctor, Romantic Lecturer

Seminggu yang lalu saya menonton drama korea dengan judul "Romantic Doctor, Teacher Kim".  Cita-cita saya daru dulu memang jadi dokter, jadi saya sangat hobi menonton drama korea atau film tentang dunia kedokteran. Menonton drama Korea bagi saya mempunya banyak sekali manfaat, yaitu mulai dari hiburn karena alur ceritanya yang lucu dan masih masuk akal, serta kita dapat belajar tentang suatu profesi secara lebih mendalam. Misalnya, film yang bercerita tentang seorang dokter, maka akan ditampilkan apa saha suka duka menjadi dokter, bahkan sampai ke detail operasi di ruang operasi. Jika tentang wartawan, maka akan dijelaskan dengan detail bagaimana seorang reporter bekerja, bahkan mulai dari nol. Drama korea bukan hanya tentang tontonan, tapi juga belajar tentang banyak hal baru. Ceritanya juga masih masuk akal, meskipun ada juga yang khayal, tapi tidak se khayal sinetron Indonesia :( this is my personal opinion.

tentang drama korea romantic doctor, teacher Kim adalah nama seorang dokter senior yang bertangan dingin di suatu rumah sakit besar yang tiba-tiba menghilang. Dia berpindah bekerja di suatu rumah sakit kecil dengan nama barunya, Teachir Kim. Daerah terpencil ini memiliki sebuah kasino yang sangat terkenal dan setiap weekend akan banyak dikunjungi warga dari kota lain, akibatnya seringkali terjadi kecelakaan pada hari Jumat. Singkat cerita, akhirnya ada 2 orang dokter muda yang bekerja di RS kecil tersebut dan belajar menjadi ahli bedah yg hebat dari Teacher Kim. Teacher Kim bukan seorang dokter yang ramah, namun dia mengajari mereka dengan cara yang keras. Teacher Kim banyak memberikan tantangan2 kepada dua dokter muda tersebut dalam menghadapi berbagai kasus operasi. I think he absoulutely a lovely teacher.

Lalu apa yang bisa saya mabil dari film ini? ya saya ingin menjadi guru yang baik dan dapat menginspirasi mahasiswa saya. Bagamana caranya? Tunjukkan bahwa kamu punya kompetensi yang bagus, dari segi materi dan penyampaiannya. Bagaimana cara mendorong mahasiswa untuk dapat mendorong potensi mereka sampai ke batas limitnya. Pengalaman saya waktu kuliah S1, saya kurang mendapat info tentang beasiswa-beasiswa jalan-jalan,hehe. Saya ingin mendorong mahasiswa saya bahwa banyak kesempatan untuk mendapat beasiswa. Kalian sama sama kuliah, mumpung masih jadi mahasiswa kenapa nggak mencoba mendaftar beasiswa, kan gratis. Kalo kalah setidaknya kalian dapat pengalaman, kalau menang kalian bisa mendapat hadiah jalan-jalan plus ilmu :) Kuliah S2 benar-benar membuka cakrawala saya tentang sekolah dan menikah. Menikah itu penting, sangat penting.

Sekolah di pelosok bukan halangan seseorang untuk mundur, namun malah menjadi nilai positif bahwa saya lo anak dari pedalaman, daerah pelosok juga bisa berprestasi. Kalo anak kota dapat beasiswa kemana mana itu wajar, karena lingkungan mereka sangat mendukung. Akses informasi cepat dan sarana prasarana mereka lengkap. Sedangkan di daerah pelosok, bahkan untuk dapat info saja sulit. Karena atmosfernya beda, lingkungan disini yang penting kerja deket rumah selesai. Kerja deket rumah dan sukses juga bisa dicapai kok. Izin orang tua untuk anaknya daftar beasiswa kemana mana juga sussah, padahal baru daftar lo, belum mesti ketrima. at least coba dulu saja. ini [engalaman semester lalu sih, ada beasisawa ke Amerika dan mereka punya waktu 1 bulan untuk persiapan, ternyata zonk. nono of them applied that scholarship. Ini tantangan untukmu Mik, biar kamu bisa kasih semangat mereka, bahwa di luar sana itu banyak lo tempat-tempat yang indah dan menarik yang bisa dikunjungi. Banyak yang bisa kamu lakukan di luar Indonesia, terutana belajar dan kembali ke Indonesia untuk mengabdi. Pengen kan Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara adigdaya lainnya :)

Salam :)

Selasa, 26 Desember 2017

Q and A

Beberapa saat yang lalu sedang booming tentang video-video yutub tntang Q and A. Nah saya juga ingin bikin tapi versi tulisan, haha. oke kita mulai, Q and A semua berasal dari saya, karena saya bukan selebgram, selebtwit atau orang terkenal lainnya. Here we go:

Q: Mik, tahun ini target-target sudah tercapai semua?
A: 50% , 2 dari 4 target tercapai. yang 2 lagi masih belum

Q: Apasih target yang tercapai dan tidak tercapai?
A: Yang tercapai dapet kerja dan SIM A, yang gagal, nikah dan TOEFL 550 atau IELTS 6,5 hahaha

Q: Tahun depan mau tagert apa lagi?
A: Nikah (target dari tahun kapan ini yang belum kesampaian, haha), publikasi 1 jurnal internasional, jadi dosen tetap, TOEFL 550/IELTS 6,5, kalo belum bisa jadi dosen tetap mau S3 aja sekalian hehehe

Q: Tentang nikah, kenapa kok belum nikah nikah?
A; Belum ada yang ngelamar mbak haha,, belum ditemukan sama orang yang cocok dengan saya mungkin

Q: lalu kriteria jodoh idaman seperti apa?
A: yg terpenting adalah yang mau sama saya,haha. punya visi misi yang sama, mau jadi anak dari ortu saya dan suka jalan-jalan dan suka nonton bola (optional). Kalo bisa tim favorit bukan MU sih, biar lebih seru kalo nonton.

Q: pilih nikah atau S3?
A: kalo kesempatan keduanya dateng bersamaan pilih nikah sih, S3 bisa menyusul. Tapi kalo belum dapet rejeki nikah, diusahakan S3 bulan September ini (kalo belum jadi sodesn tetap)

Semoga lancar Mik semuanya yang dicta-citakan, memang rejeki bisa dalam bentuk yang beragam. Yang jelas semua nikmat yang kamu rasakan saat ini adalah rejeki buatmu, dan tentu akan berbeda dengan rejeki orang lain. Semua orang punya jalannya masing-masing, punya cerita masing-masing. Apa yang bisa dikerjakan, kerjakan. Jangan lupa tetap bahagia san stay fat hahaha :D

Seni Menemukan dan Ditemukan

Time flies, banyak hal yang sudah berubah dan bergerak sesuai dengan ritmenya. Detak jantung yang seirama dengan detik jam dinding mengikuti rotasi bumi yang mungkin jarang kita sadari. Stop mik, haha. Banyak teman-teman yang sudah menemukan belahan jiwanya dan menikah, have a  baby dan menikmati hidup. Bagaimana dengan saya yang belum menikah? tentu saja saya juga sedang menikmati hidup saya :) menikah atau belum, bukan alasan untuk tidak bersyukur dan melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan.

Saya mengamati beberapa teman yang tiba-tiba menyebar undangan, dan dengan orang-orang yang belum pernah diprediksi sebelumnya. And what they said? jodoh akan ketemu pada saatnya, di waktu yang tepat dan saat yang tepat. itu kata mereka :) and I am here, I do believe it, dan saya yakin the same thing gonna works on me too :)

Menikah buat saya adalah seni menemukan dan ditemukan. Bagaimana rasanya kita merasa telah menemukan seseorang yang bisa di ajak sharing setiap hari. Teman ngobrol dan teman berantem setiap hari :D. I think married live will be go so funny,hahaha, ada temen curhat, bikin rencana hidup mau jadi apa ke depannya, nyemangatin kalo MU lagi kalah (atau malah membully), eh hahaha. Intinya bahaimana caranya menemukan seseorang yang bisa menerima semua keburukan dan kejelekan setiap orang. Noone is perfect, either I am. Banyak sekali kekurangan saya, mulai dari too detail person, too worreid person and sungkanan, and many others, Because of that I need someone to complete me. Beberapa kali saya merasa, Yeah, I found someone, but after several time, time answer maybe he was not the one. Bukan terlalu pilih-pilih, tapi menikah adalah hidup bersama seumur hidup. Bagaimana kita bisa hidup dengan orang yang kita tidak nyaman untuk cerita macam-macam hal? atau curhat semua masalah kita? I nee to find someone who want to listening to me and give me many advice.

Dan seni ditemukan adalah rasa bagaimana kita tau bahwa orang tersebut merasa menemukan kita sebagai calon yang cocok. Ini jujur belum pernah saya rasakan, hahaha. Am I a really very not a wiveable women?? haha. Saya merasa banyak sekali kekurangan saya, dan sering saya merasa, wah nggak mungkin juga sih dia suka sama saya. Who am I? :) Seni menemukan ini sepertinya sulit saya deskripsikan. Yang saya amati dari teman-teman saya yang menikah, mereka semua berhasil merasa menemukan dan ditemukan oleh someone else. Nah merasa ditemukan ini yang menurut saya agak susah saya bayangkan. ndak dikiro kepeden saya nanti :(, whatever is it, everyone will feel this feeling. Dan di penghujung tahun ini, saatnya merencanakan apa yang ingin dilakukan tahun depan dan apa yang sudah kamu capai tahun ini? saatnya refleksi dan introspeksi diri, semoga bisa menjadi pribadi yang lebih baik di tahun depan. Amin :)

Minggu, 12 November 2017

DI mana lagi

I love listening to the music. I mostly like music with the fast beat which can boost my mood. Listening to the music is one way for me to release all of my stress. I am usually listening to the western music, such as some songs by Selena, Charlie Puth, Katy Parry and many more singer. I also listen to dangdut music, especially Nella Kharisma and Via Vallen.

And you know what kind of music I am listening to now? Shalawat Nabi,hahaha. I fall in love with this music because of one of my student. I taught "Basic of Education". As a normal student, some of them are listening very well to the presenter, some are not. As the lecturer, I always try to make them focus and listening well to the presentation. When all of them are focusing, one of my student singing calmly, or in Indonesian "bernyanyi pelan" sholawat. He is not very good listener actually, sometimes he has a chat with his friend next to him. I admirer so much when he sings that song. When I sing calmly, usually I sing the popular song from coldplay, chainsmoker, etc, so different :)

Even some of my students seem to be the naughty student, they all are the best student. I do believe that they just don't meet what they interest in now. I do believe that you all will have a bright future. I hope they can be a person with high integrity, honest, responsible, and disciplined person. Once you start doing something with a dishonest thing, you will continue to do next dishonest thing later. A lie will be continued by another lie. I am counting on you all :D

At last, thank you for allowing me to teach you all, sharing all I have, learning something from you all. May I say, I am falling in love with you all? :D

Rabu, 11 Oktober 2017

Soon to be the most Killing Lecturer

Kemarin sore habis nunggu UTS di salah satu kelas, waktu pulang karena di lantai 4 dan lift sangat antri, akhirnya saya lewat tangga. Beberapa mahasiswa yang selesai UTS berjalan setelah saya, mereka di tangga lebih atas. Biasalah ya, setelah UTS pasti kita akan bercerita tentang bagaimana UTS berlangsung. Dan akhirnya saya mendengar beberapa cuitan "wihh, bener-bener ya ujiannya, Pak S**sul masih santai ya, ini bener-bener ketat". Btw saya juga tidak tau siapa itu pak S**sul,haha dan bagaimana beliau menunggu ujiannya. Cuma setelah denger itu, saya berhenti sebentar, mereka masih aja curhat-curhat sampai melihat saya berdiri di bawah,hahaha. Sambil senyum saya lanjut berjalan turun lagi (ngempet ngguyu ngakak melihat ekspresi mereka).

Tenang saja, sesuatu yang baru pasti akan terasa sulit di depan. Pasti akan banyak yang menolak dan bersebrangan pendapat. Pasti. Mungkin mereka begitu karena kaget kok ada ya dosen nunggu ujian sampai nggak duduk 90 menit :P. Capek rek sebenernya, tapi demi kalian apa sih yang nggak, #emot lope lope.

InsyAllah tetap konsisten untuk semuanya. Saya harap semuanya mau belajar dengan baik dan tidak bergantung pada teman-temannya yang lain. Kalian harus mandiri rek, ke depan itu tantangan hidup semakin tinggi. Saya harap kalian bisa jadi manusia-manusia yang berintegritas, jangan asal ikut arus juga. memulai itu pasti sulit. Its okay, semangat semuanyaaaaa :D

Minggu, 01 Oktober 2017

Jalan-Jalan ke Malaysia-SIngapura 4 Hari 3 Malam Day 3

Melanjutkan postingan saya beberapa hari yang lalu tentang jalan-jalan day 2 di sini. Sekitar pukul 5 pagi kami sudah bangun, lalu siap-siap, mandi, sholat, lalu sarapan. Sekitar jam 8 kami berangkat jalan-jalan, rombongan kami bertambah 1 orang menjadi berempat dengan Angga. Sebelum berangkat kami check out dulu, karena nanti malam kami akan balik ke Malaysia, dan si Angga langsung ke Changi Airpot menginap di sana karena pesawatnya pagi sekali. Kami menitipkan tas di lobi, kami akan mengambilnya kembali setelah selesai jalan-jalan. Tujuan utama kami hari ini adalah ke Sentosa Island, dimana di sana ada spot foto menarik, unilever studio haha. Saya lupa kami harus naik MRT ke mana dulu,cuma cukup mudah dicari. Silakan ke petugas MRT di sana anda akan diberi tahu turun di stasiun apa saja dan diberi peta perjalanan kereta. O ya, perjalanan kami hari ini di dampingi Guide dadakan, si Angga, anak Jogja yang ketemu di hostel yang bolangers juga. Sebbenarnya si Angga ini sudah ke pulau Sentosa kemarin, namun karena bersama temannya yg bule dr mana sy lupa, dia nggak bisa ambil foto banyak-banyak ahaha. Jadi hari ini  dia ingin belik ke sana untuk foto2 wkwk, tipe2 backpacker Indonesia banget >.<

Sepengetahuan saya, Pulau Sentosa merupakan pulau reklamasi atau pulau buatan yang tujuannya adalah untuk menghindari asbrasi air laut. Seperti yang kita tahu bahwa Singapura merupakan negara yang sangat kecil secara luas wilayah, namun secara teknologi masyarakatnya benar-benar sangat canggih dan teratur. Selain memperluas wilayah, pulau buatan ini bertujuan supaya wilayah Singapura tidak berkurang secara terus menerus. Tata kota di Singapura sangat bersih dan menarik. Mengatur negara dengan wilayah yang tidak luas dan berpenduduk kecil tentu seharusnya lebih mudah jika dibanding dengan mengurus negara besar dengan jumlah penduduk salah satu terbesar di dunia, no mention :D. 

Untuk menyebrang ke pulau Sentosa kita bisa menggunakan semacam train dengan biaya $2 SGS dan jalan kaki melewati jembatan. Lumayan jauh sebenernya, seinget saya lebih dari 1 km. Tenang saja, untuk yang tidak kuat berjalan, di jembatan banyak terdapat eskalator-eskalator kayak dibandara-bandara itu (saya lupa namanya apa, silakan cek di gambar). 


(Pulau Sentosa dari daratan seberang)


(Jembatan penghubung ke pulau Sentosa)

(Eskalator yang saya maksud, tinggal berdiri, kita sudah berjalan sendiri)

(Full team, di tengah-tengah jembatan penghubung ada spot-spot menarik)

Tujuan utama jika ke Pulau Sentosa tentu saja adalah patung Globe ciri khas Universal Studio,haha. Kami cukup foto di depannya saja, tidak masuk karena tiketnya yang wow sih, 500 ribu,haha. Di Pulau Sentosa terdapat bis yang mengantarkan dari satu tempat wisata ke tempat wisata lain, dan itu gratis,haha. Kami sempat beberapa kali naik bus tersebut dan kebetulan sepi sekali. Kadang-kadang 1 bus hanya ada kami berempat, mungkin ini karena bukan hari libur.  

Di depan Universal Studio


Bis Gratis antar tempat wisata di Pulau Sentosa

Ini tempat parkirnyam sekaligus halte bus tempat menunggu bis gratisan


Setelah jalan-jalan di sekitar Universal Studio, kami mencoba mencari Pantai. Saat itu di Jogj saya belum ke pantai sama sekali, dan akhirnya dapat pantai di Singapura,haha namanya Siloso Beach. Kami turun di stasiun bus tersebut.

Halte bus di Pantai Siloso


Pantai Siloso

Karena bukan hari libur, pantainya sepi banget, haha. Terlalu cantik ini pantai buatannya, bersih sekali yang jelas.  Jadi pantainya itu semacam laguna, bisa dibilang tidak ada ombak, karena ada penghalang dengan lepas pantainya. 
Di belakang adalah batas dengan pantai bebas. Ada jembatan di tengah-tengah pantai buatan 

Laut lepas, lebih berombak, tapi relatif kecil juga sih

Sebenarnya masih ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di Pulasu Sentosa, tapi karena kemarin ada acara pisah dan nyasar, kami ingin foto bareng di merlion park, kami menuju ke merlion dengan MRT lagi.

Mengisi ulang air, beda dengan yang di kampus, air isi ulang disini seperti air es, dingin. Kondisi saat itu, lapar, capek, dan haus,haha. 

Akhirnya kami segera ke mall terdekat dan mecari halal food. Saya lupa nama mall nya apa, yang jelas mall yang dilewati ketika akan menyebrang Pulau Sentosa. Di lantai 4 kalo tidak salah ada food court. Ketika kami akan makan, kami melihat ada artis Indonesia, mbak Nafa Urbach dan Suaminya Okan pergi keluar. wah, gak sempat foto bareng,haha.  

 Iseng di jalan mumpung sepi



Merlion park, ambil foto tulisan2 titipan anak2,haha

Setelah itu kami balik e hostel, ambil tas dan kami berpisah disana dengan Angga. Dia langsung ke airpot, dia dapat tiket Bandung Singapore, sedangkan kami balik ke Malaysia dulu karena tiket kami KL-Jakarta. Kami segera ke stasiun bis, dan ke Johor baru untuk naik bis malam ke KL. Sekitar jam 9 kami naik bis, dan sekitar jam 2 kami tiba di tterminal bersepadu Selatan. Last day in KL. Ngapain?? :D 

See you di postingan terakhir saya, last day :D


Aku Dosen

Akhirnya, alhamdulillah saya sudah jadi dosen. By the way, gimana rasanya? ini pertanyaan yang sering saya dapat. Rasanya ya sama aja sih sama ngajar murid-murid SMA. Saya terakhir ngajar dalam kelas adalah 5 tahun yang lalu, dan itupun kelas 1 SMA. rasanya beda pasti, sekarang ngajar anak semster 1, 3, dan 5. Yang jelas ada rasa bahagia setelah mengajar dan mereka bisa pahami. berasa saya bisa memberikan pencerahan :,). Saya tahu saya juga masih belajar dengan materi-materi baru ini. 

Sekitar satu setengah bulan mengajar, ada perbedaan yang cukup mencolok antara mahasiswa semester 1. 3 dan 5. Mahasiswa semester 1 ini relatif mudah di kondisikan dan absensi mereka selalu penuh dan jarang datang terlambat. Naik ke semester 3, siswanya menjadi lebih berani mengambil jatah libur ( ya saya kontrak kuliah minimal kehadiran adalah 85% untuk bisa ikut UTS dan UAS), jika kurang dari itu, sorry to say, we have to talk eye to eye. masih ada harapan asa long as you want to change. Naik semester 5, nah ini yang paling parah. Ada beberapa mahasiswa yang selalu datang telat. Kontrak kuliahnya adalah setelah 20 menit, absen saya tarik dan silakan ikut kelas, cuma tidak bisa tanda tangan. Kalo saya yang telat, silakan ditinggal kelasnya, saya kosongkan :). Deal kan :D

Bukannya apa-apa, saya sudah terlalu capek dengan yang namanya telat. Menunggu itu sangat tidak menyenangkan, jadi tolong jangan buat orang lain menunggu kalo kamu tidak mau menunggu. Budaya ngaret di Indonesia sudah sangat parah. Dan saya disini, harus memilih, apakah harus terbawa arus atau harus tetap berjuang disiplin waktu. Saya memilih berusaha tepat waktu. Saya percaya bahwa segala sesuatu harus dimulai dari hal kecil dan dari saya sendiri.Setidaknya dengan tidak ikut sistem ngaret, saya sudah memilih dimana saya berdiri. Mas dan mbak sekalian juga akan jadi guru suatu saat nanti, kalo tidak mulai belajar disiplin mulai sekrang, lalu kapan? 

Kebijakan lain yang saya terapkan di kelas adalah SAY NO TO MENCONTEK. UTS dan UAS saya buat open catatan. Saya sudah memberi kebebasan untuk membuka catatan, tapi jangan sampai mencontek teman sebelah dan pinjam meminjam catatan. Kalo mau pinjem catatan teman, lakukan sebelum ujian. bahkan untuk ujian yg bersifat hitung2an saya sudah memberikan contoh soal yang keluar. Kalo masih saja berbuat curang, meh njaluk dijewer ya.

Yang saya paling senangi ketika mengajar di sini adalah budaya Islami yang sangat kental. Di beberapa diskusi bahkan selalu di bahas tentang kehidupan di pondok (dan saya buta tentang ini, dan saya jujur bilang saya nggak tau bagaimana dunia pesantern berjalan >.<) sedikit2 saya belajar tentang dalil2 dari mereka, hahaha. Dan cara pandang dari segi agama, saya terlalu akademis haha.
Pernah suatu saat ketika mata kuliah Pendidikan Pancasila saya memberi pertanyaan kenapa dari SD sampai SMA sdh dapat mata pelajaran Pendididkan PAncasila tetapi kalian masih tetap harus belajar mata kuliah ini? ada jawaban yang menarik, yaitu "jika Al-Quran dan Hadist adalah dasar Hidup yang harus dipelajari sepanjang hayat, maka Pancasila adalah dasar negara yang harus dipelajari juga sepanjang hayat Bu" terharu rek, dalam sekali jawabannya. Jujur saya belajar banyak dari kalian :))

Keep Learning, Keep Studying, Keep Teaching :)

Jumat, 21 Juli 2017

Jalan-Jalan ke Malaysia-SIngapura 4 Hari 3 Malam Day 2

Melanjutkan postingan 2 tahun yang lalu, wkwkwk, kalo lupa silakan buka sini . Pertama kali nulis 14 November 2015 dan melanjutkannya 19 Juli 2017. Mik :,)

Sekitar pukul 8 pagi waktu Singapore kami sampai di terminal terakhir. Sekarang saatnya kami mencari hostel kami, di Footprints. Dan, taraaa, ini tidak semudah yang kami bayangkan. Kami jalan asal aja, dan akhirnya kami bertanya kepada warga lokal. Mungkin karena mereka terbiasa mandiri, ketika pertama kali ditanya apakah tahu hostel footprints, dia menjawab coba cek gps. Dan kemudian kami terdiam sebentar, lalu dia langsung bilang I see, wait. Dia segera sadar kalo kami backpacker yang sedang nyasar, hahaha. Kemudian di cek kan, dan ternyata tidak jauh.
                                                   (Salah satu sudut ruang lobi Footprints)


Kami ternyata mengambil jalan yang salah, huhuhu. harusnya ke kiri kami malah ke kanan. Sampai di hostel, kami istirahat di lobi, karena kami baru bisa check in jam 12 siang. Kami ditawari sarapan oleh petugas hostel. Sistem sarapan di sini adalah self service, ada roti tawar, selai berbagai rasa, sereal, dan susu. Kita bebas mengambil seberapa banyak sarapan kita. Lalu kita juga harus mencuci sendiri piring yang sudah digunakan. Kami agak lama duduk duduk di lobi, cuaca singapur agak panas dan di lobi ada ac jadi dingin haha. Kami mandi sebentar di toilet yang ada di lobi sekalian ganti baju, lalu jam 11 kami pergi berjalan jalan di sekitar hostel. Tas backpacker kami titipkan di hostel :). kami cuma membawa tas selempang yang isinya, pasport, dompet, air minum, hp, dan sedikit snack :) Kami jalan jalan di sekitar hostel, hanya mengikuti kemana kaki melangkah.

                                                 (Singapura yang bersih dan cantik)


                                                (Salah satu kuil yang ramai di kunjungi)

Kebetulan di Singapura sedang hari libur, yaitu peringatan Deevali (entah tulisannya benar begini atau nggak,hehe), Hari besar agama Hindu sepertinya. Kuil-kuil sangat ramai di kunjungi dan jalan-jalan penuh dengan orang India menggunakan busana tradisional mereka. Setelah itu kami kembali ke hostel untuk check ini, karena kami baru bisa check in jam 14.00. Setelah istirahat sebentar kami mencari makan siang di sekitar hostel. Teman saya pernah cerita bahwa di belakang hostel ada makanan Indonesia dimana yang jual juga orang Indonesia, haha. Di Singapura kita tidak bisa asal membeli makanan, karena tidak semua makanan yang dijual adalah makanan halal, berbeda dengan di Malaysia. Kami membeli soto ayam dengan harga $4 singapur, kurang lebih 40rbuan lah, haha. Kalo di Indonesia sudah dapat soto daging 4 mangkok :D
                                                   (Soto ayam Pak Ali (kalo tdk salah))

Perjalan berlanjut, kami menuju ke Merlion Park, itu lo yang ada patung singa air mancur. Kami sempet beberapa kali bertanya kepada orang di sekitar bagaimana caranya menuju ke sana. Kami juga sempet tanya ke petugas. Jam jam pulang kerja MRT sangat ramai dan orang berjalan sangat cepat. Terlihat sekali budaya kerja orang Singapura. Jarang  terlihat orang yang berjalan santai. Nah, mungkin terbawa suasana dengan orang sekitar, kami terburu buru juga dan akhirnyaa, taraaa kami terpisah. So sad sih, mbolang pertama kali di Singapura dan Saya akhirnya get lost alone. Ini gara-gara kami memburu MRT. Akhirnya pas kami buru-buru masuk kereta, saya berhasil masuk, namun 2 teman saya gagal masuk ke dalam kereta. Dan akhirnya saya berhenti di stasiun berikutnya. kami sempat kode-kodean kalo ketemu di stasiun berikutnya. Saya menunggu beberapa saat, satu kereta lewat, saya lihat teman2 saya belum terlihat. kereya kedua lewat, masih nihil, dan akhirnya kereta ketiga juga nihil. Wah ini apajangan2 saya yang salah tujuan ya:(. Ini terjadi sebenernya karena rencana trip 4 hari, saya planning yg di malaysia, nah bagian negara Sgs, temen saya yg bikin ittenary,haha. Yah, pelajaran bahwa kalo meh mbolang beregu, semua anggota tim harus tau mau kemana, haha. Kami waktu itu mulai ngelab sih, jadi memang agak mencuri curi waktu.
                                                          (salah satu stasiun MRT)

                                                   (lukisan di lorong-lorong bawah tanah)

                                                  (lukisan di lorong-lorong bawah tanah)

Akhirnya saya jalan keluar dan mencoba mencari merlion park, zonk. saya muter2 pertokoan dan kantor2 yang besar. Saya amati mbak-mbak karyawan di Singapur ini banyak yang mirip anggota SNSD lo, cantik-canti, hahaha. yok mas mas, liburan cuci mata. Setelah beberapa kali naik MRT dan tanya petugas, berjalan agak ngawur2 juga, akhirnya sampai di merlion park. ALhamdlillah, saya coba cari temen2 saya. Duh mereka kok nggak ada, kemana ya? mereka sudah sampai sini apa belum. maklum kami low budget backpacker, jadi kami nggak punya nomor singapur untuk saling menghubungi. Saya agak lama di merlion park, sempet ketemu sama anak Surabaya yang lagi jalan-jalan bersama cowoknya dan ajudannya. wah anak jenderal ni, haha. Akhirnya saya balik sendiri ke hstel dan berharap bertemu teman-teman saya.

                                                        (Saya pas nyasar >.<)

Sekitar jam 8 saya sampai di hostel, di lapangan dekat hostel masih sangat ramai. Di sana banyak warga India yang berkumpul sambil makan dan "minum" namun disini mereka sama sekali tidak mengganggu pajaln kaki lainnya. Ini mungkin karena perayaan Deevali. Meskipun suasana agak "horor" bagi saya, tapi it is totally save. Saya kayak invisible man ketika lewat di dekat mereka. Saya bertanya ke resepsionis dan temen2 saya belum kembali, huhuhu. 15 menit kemudian temen-temen saya datang, dan kami bereuni kecil, ada yang sampai kakinya lecet-lecet kebanyakan jalan. Di sana kami bertemu dengan Angga anak AMIKOM jogja yang juga lagi backpackeran haha. Dia bilang katanya sempet ketemu saya di staisiun kereta, dengan muka lelah dsb (emang iya, lagi nyasar bro). Kami pergi makan malam bareng, nyari yang deket-deket hostel, ada masakan india yang halal. Nasi goreng.
                                                (dari kiri ke kanan, wiji, ika, saya, angga)                                

                                                     (nasi goreng sama blueband haha)

Selesai makan, kami balik ke histel, lalu mandi, terus tidur. Besok pagi kami berencana ke Sentosa Island.









Rabu, 19 Juli 2017

Rindu

I am not good enough to start a conversation. I really wanna talk to you, but I dont know what I should ask first. This is my problem, my big problem why I dont get along well with any men to start a seriuous relation. If you know what I feel. It is hard for me to believe and trust any men, some moments give me a bad experience about someone who just said that he was single and we are closer each other and at the end I found fact that he already had a special girlfriend. That is why I dont like to be too close to someone, especially men. Moving on from that is too hard for me. When I said I believe in you, its mean that I alrady give all of my trust and my heart to you. Whatever people said about you, I will not be bothered as long as I did not find what they said. Then you can explain to me what is the truth. 

Sometimes, I just want to say, Hi, I like you, what about you. If I a men, I am sure that I will said that. I have a faith that a men will proposed her girl anytime when he already believe in her 100%. Even they have a job or not. So, sometimes I just like to say, If I a men :D. IIts okay for me if my proposal will be accpeted or not, since I already said what I have to said. When I know the answer then I will go on the next step, whether to the next step of relationship or find another girl. 

Many men will yell at me, proposing a women is not as easy as you think. Come on, dont make it harder, I am a women. Just do what you to do. Ask us. Some woman are too introvert, either I am. I do believe that if you proposed a women, they will accpet it as long as you do it sincerely with all of you hearth.

So, fighting everyone.
Happy proposing for men and happy waiting for the women >.< 


Sabtu, 08 Juli 2017

Berbakti pada negara dan orang tua (serta Mertua)

10 Juli 2014, saya wawancara LPDP dan reviewer bertanya: "jika lulus nanti mau jadi apa?" "Saya ngin jadi dosen pak, saya ingin mengajar di universitas2 di daerah saya, di sekitar Blitar. Jadi setelah lulus saya akan mendaftr di universitas yang ada di Blitar, Kediri atau Tulungagung".

3 tahun kemudian, 21 Februari 2017 saya ikut tes dosen di STTN BATAN dan saya tidak lolos tes tulis. Kemudian 14 Juni 2017 saya kembali tes di IAIN Tulungaung. setelah lolos tahap 1, saya lanjut di wawancara dan alhamdulillah kembali lolos. meski belum resmi ketrima dan hanya sebagai DLB atau dosen luar biasa, sepertinya apa yang saya ucapkan, bisa saya laksanakan :D

Selama SMP saya gratis membayar SPP selama 5 semester (saat itu peringkat 1-3 paralel gratis bayar SPP selama 1 semester dan saya sempat dapat uang pembinaan sekian ratus ribu rupiah, tepatnya lupa berapa), kemudian SMA jsaya jadi siswa yang just so so. Lalu saat kuliah S1 saya mendapat beasiswa Outreach, kalo sekarang semacam bidik misi, jadi kuliah full gratis 4 tahun plus dapat biaya hidup bulanan. Kemudian S2 saya mendapat beasiswa LPDP kuliah gratis, plus biaya hidup dan segenap tunjangan pendidikan lainnya. Begitu banyak yang sudah negara berikan kepada saya. Lalu apa yang sudah saya berikan pada negara Indonesia?

Mungkin orang yang membaca ada yang berfikiran, huft dapet beasiswa gitu aja ditulis semua, dipamer pamerin. No, saya nggak pamer. Saya sedang flasback. Mungkin akan adil jika saya pergi ke luar Jawa dan mengabdi kepada rakyat Indonesia yang berada di daerah terluar. Namun saya menyadari bahwa, saya pribadi punya tanggungan utama untuk berbakti pada orang tua (dan mertua saya nantinya). Untuk saat ini saya rasa, stay di rumah sambi bekerja dan mencari jodoh adalah pilihan terbaik untuk saya :D Saya menepati janji saya untuk kembali ke daerah saya untuk mengabdi dan reviewer mengaminkan perkataan saya waktu itu. Beliau bilang "bagus ya kalo gitu, mau kembali ke daerah sendiri dan membangun daerah". Yes sir. I will do it. berbakti pada negara dan orang tua (serta mertua) bisa berjalan secara beriringan bukan :)

Berbakti untuk negeri penting, namun ingat orang tua (dan mertua) juga penting. :D

nb: kata mertua dalam kurung karena saya belum punya mertua sampai sekarang. ada yang mau mencarikan? hehehe :D